Tiga Negara Sepakat Terima Pengungsi Rohingya

Minggu, 24 Mei 2015 - 11:44 WIB
Tiga Negara Sepakat...
Tiga Negara Sepakat Terima Pengungsi Rohingya
A A A
JAKARTA - Tiga negara ASEAN siap menampung pengungsi Rohingya atas dasar rasa kemanusiaan. Indonesia bersama Malaysia dan Thailand mengupayakan langkah-langkah lanjutan agar komunitas warga yang didepak dari Myanmar itu dapat melangsungkan kehidupan normal.

”Saya sudah mengutus Menlu (Menteri Luar Negeri Retno Marsudi) untuk bertemu dengan MenluMalaysia danThailanduntuk melihat kemungkinan seperti apa mencari jalan keluar untuk seluruh pengungsi,” kata PresidenJokoWidodo( Jokowi) seusai meletakkan batu pertama atau ground breaking Gedung Indonesia Satu di Jakarta kemarin. Presiden memastikan dalam pertemuan tersebut telah disepakati untuk menerima para pengungsi Rohingya.

Dalam koordinasi dengan Myanmar, negara junta itu menyatakan keinginannya agar warga mereka tidak mengungsi keluar. ”Ini saya kira sebuah jalan keluar yang baik karena semua negara mau menerima dari sisi-sisi kemanusiaan,” kata Jokowi. Mengenai masalah biaya, Presiden meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa dan beberapa negara untuk membiayai para pengungsi.

”Ini kan tadi saya sampaikan biaya akan ditanggung oleh UN dan beberapa negara yang masih dalam pembicaraan. Kalau itu sudah final, baru kita persiapkan,” katanya. Data BNPB menyebutkan saat ini jumlah pengungsi muslim Rohingya dari Bangladesh dan Myanmar yang ada di Aceh berjumlah 1.722 jiwa. Adapun jumlah pengungsi itu terdiri atas 1.239 laki-laki, 244 perempuan, dan 238 anak-anak.

Pengungsi tersebut terdampar di perairan provinsi ujung paling barat Indonesia itu pada 10, 15, 16, dan 20 Mei 2015. Sementara itu dari Myanmar dilaporkan, kelompok migran yang diselamatkan Myanmar, Jumat (22/5) malam, akan dideportasi ke Bangladesh. Kelompok migran ini diselamatkan angkatan laut setempat dari pantai barat Rakhine, Myanmar Barat.

Angkatan Laut Myanmar mengatakan telah melakukan penyelamatan pertama dari perahu migran ketika sejumlah pria bertelanjang dada dijejalkan ke dalam lambung dari kapal penangkap ikan kayu dan dibawa ke pantai.

Lutfi yuhandi/ ananda nararya/ant
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved