Kubu Romi Tepis Tudingan Pemerintah Intervensi Konflik Parpol

Jum'at, 15 Mei 2015 - 18:13 WIB
Kubu Romi Tepis Tudingan...
Kubu Romi Tepis Tudingan Pemerintah Intervensi Konflik Parpol
A A A
JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP kubu Romahurmuziy (Romi), Ahmad Baidlowi mengatakan, konflik kepengurusan yang melanda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golkar murni konflik internal para pengurus partai.

"Tidak ada intervensi pemerintah sama sekali. Ini murni urusan parpol," ujar Baidlowi saat diskusi bertajuk 'Demokrasi Era Jokowi-JK dan Politik Pecah Belah Partai' di Universitas Ibnu Chaldun, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (15/5/2015).

Badlowi menegaskan, langkah pemerintah sudah tepat dengan mengesahkan salah satu pihak pengurus partai. Sebab, fungsi pemerintah hanya mencatat lalu mengesahkan berdasarkan Undang-undang Partai Politik.

Terkait dualisme kepengurusan partai yang menjerat PPP dan Golkar langkah Menkumham dinilai tepat. Baidlowi menampik, jika dualisme kepengurusan PPP dan Golkar akibat politik pecah belah yang dilakukan pemerintah.

Menurutnya, Muktamar Surabaya sendiri dianggap sah karena dihadiri oleh 2/3 pengurus daerah. "Menteri sendiri mengesahkan itu bukan intervensi (pemerintah) karena Menkumham punya tujuh hari untuk memutuskan," ucapnya.

Terkait perlawanan yang dilakukan terhadap pengurus PPP sebelumnya, kata dia, moralitas partai harus tetap terjaga secara objektif. Menurutnya, tidak 'sehat' memaksakan ketua umum yang berstatus sebagai tersangka memimpin sebuah partai.

Oleh sebab itu, pilihan kubu Romi mendukung pemerintah bukan semata mengejar kekuasaan, melainkan amanat perjuangan PPP yang menghendaki kontribusi nyata dalam pembangunan.

"Kami memang parpol walaupun mengejar kekuasaan, tapi tidak selalu kejar kekuasaan. Aspek moral juga harus kita pikirkan. Memang kami akui parpol tidak sempurna, tapi bukan berarti itu punya niat tidak baik," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
BGN Larang Dapur MBG...
BGN Larang Dapur MBG Gunakan Elpiji 3 Kg, Minyakita dan Beras SPHP: Melanggar Ditutup Permanen!
Hari Ketiga Ditahan...
Hari Ketiga Ditahan di Rutan KPK, Febrie Adriansyah Dikunjungi Keluarga dan Dikirimi Makanan
BGN Tutup Permanen 833...
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Terbanyak di Luar Jawa karena Langgar Standar
BGN Pecat Ratusan Pegawai,...
BGN Pecat Ratusan Pegawai, Sudaryono: Ada yang Terindikasi Judi Online hingga Ngentit Duit
Teuku Riefky Diharapkan...
Teuku Riefky Diharapkan Jadi Figur Pemersatu Jelang Musda Demokrat Aceh
KPK: Febrie Adriansyah...
KPK: Febrie Adriansyah Kenakan Rompi Tahanan saat Registrasi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved