SBY Disarankan Tak Angkat Keluarga Jadi Pengurus Demokrat
Rabu, 13 Mei 2015 - 12:42 WIB
SBY Disarankan Tak Angkat Keluarga Jadi Pengurus Demokrat
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disarankan tidak mengangkat sanak saudaranya untuk menduduki posisi penting dalam struktur kepengurusan Partai Demokrat 2015-2020.
Adapun dua posisi di Demokrat yang harus dihindari SBY untuk diisi keluarganya adalah sekretaris jenderal dan bendahara umum. Tujuannya untuk menghindari munculnya opini negatif dari publik.
"Agar tidak dianggap dinasti politik dua jabatan lain diberikan kader prestasi yang tidak ada ikatan dengan keluarga beliau," kata pengamat politik dari Emrus Corner, Emrus Sihombing saat dihubungi Sindonews, Rabu (13/5/2015).
Menurut dia, SBY memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya menjalankan regenerasi kepemimpinan di Partai Demokrat. "Lima tahun ini SBY harus melahirkan tokoh baru," ujarnya.
Dia mengatakan, SBY harus menunjuk tokoh-tokoh muda termasuk pada posisi bendahara umum dan sekretaris jenderal. "Estafet kepemimpinan, kalau boleh menjadi sekjen itu yang bisa memimpin Partai Demokrat ke depan," tutur Emrus.
Adapun dua posisi di Demokrat yang harus dihindari SBY untuk diisi keluarganya adalah sekretaris jenderal dan bendahara umum. Tujuannya untuk menghindari munculnya opini negatif dari publik.
"Agar tidak dianggap dinasti politik dua jabatan lain diberikan kader prestasi yang tidak ada ikatan dengan keluarga beliau," kata pengamat politik dari Emrus Corner, Emrus Sihombing saat dihubungi Sindonews, Rabu (13/5/2015).
Menurut dia, SBY memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya menjalankan regenerasi kepemimpinan di Partai Demokrat. "Lima tahun ini SBY harus melahirkan tokoh baru," ujarnya.
Dia mengatakan, SBY harus menunjuk tokoh-tokoh muda termasuk pada posisi bendahara umum dan sekretaris jenderal. "Estafet kepemimpinan, kalau boleh menjadi sekjen itu yang bisa memimpin Partai Demokrat ke depan," tutur Emrus.
(dam)