Perkuat Sosialisasi, Kemendes Pasang TV Desa

Selasa, 12 Mei 2015 - 09:29 WIB
Perkuat Sosialisasi,...
Perkuat Sosialisasi, Kemendes Pasang TV Desa
A A A
JAKARTA - Kementerian Desa, PembangunanDaerahTertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan memasang TV desa di 74.000 desa. TV desa ini akan menyiarkan seluruh program kementerian yang bermanfaat bagi kemajuan desa.

Mendes PDTT Marwan Jafar mengatakan, kebutuhan masyarakat desa melalui informasi program pedesaan belum maksimal sampai ke desa-desa. Karena itu, pihaknya pun melakukan terobosan dengan memasang TV masuk desa di 74.000 desa. Kementerian, ujarnya, bekerja sama dengan PT Elnet Media Karya sebagai penyedia jasa dan alatnya sementara Kemendes yang akan menunjuk desa mana yang akan dipasang TV desa.

”Ini adalah terobosan penting agar arus informasi sampai ke desa, sekaligus untuk mempercepat pembangunan program pedesaan, daerah tertinggal, dan transmigrasi,” katanya seusai MoU TV Desa dengan PT Elnet Media Karya di kantor Kemendes kemarin. Marwan menjelaskan, sesuai dengan Perpres 12/2015 Kemendes mempunyai tugas pemerintahan di bidang desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi.

Namun, dia mengakui kementerian tidak dapat bergerak sendiri karena ada 74.000 desa yang harus dijangkau. Belum lagi ada 144 kawasan transmigrasi yang membutuhkan peran swasta dalam proses pemberdayaan masyarakat desa dan percepatan pembangunan di daerah tertinggal dan kawasan transmigrasi. Politikus PKB ini menerangkan, nantinya TV desa ini akan dipasang di setiap kantor kepala desa. Program TV desa ini ada di luar APBN karena pihak swasta yang menanggung infrastrukturnya.

Meski demikian, segala informasi yang ditayangkan di TV desa ini adalah semua informasi program pemerintahan dan tidak hanya informasi kebijakan Kemendes saja. ”TV desa menjadi bagian tidak terpisahkan dari upaya sosialisasi program Nawacita, sekaligus menjadi motor penggerak informasi sampai ke level desa agar perangkat desa tidak gagap informasi dan teknologi. Sekaligus menghapus diskriminasi informasi antara kota dan desa,” ujarnya.

Marwan mengungkapkan, tersedianya TV desa ini karena melihatfaktasiaran televisi saat ini hanya mampu menjangkau 40% wilayah Indonesia saja. Selain itu, isi siarannya pun lebih banyak dari sisi hiburan semata. Banyak juga siaran yang tidak sesuai dengan nilai budaya Indonesia.

CEO PT Elnet Media Karya Sulaeman Sakib menambahkan , sumber Dana pembangunan TV desa ini sama sekali tidak menggunakan APBN. Sebab pemasangan TV desa ini murni inisiatif swasta dan tidak memungut biaya dari desa. Dia mengungkapkan, pihaknya menyediakan modal sebesar Rp,1,5 triliun untuk pemasangan TV di 74.000 desa ini.

Neneng Zubaidah
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved