Pemerintah Target Akhir 2014, BPJS Pakai Finger Print

Selasa, 19 Agustus 2014 - 00:17 WIB
Pemerintah Target Akhir...
Pemerintah Target Akhir 2014, BPJS Pakai Finger Print
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan penggunaan finger print (sidik jari) bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akhir tahun ini.

Hal ini diperhitungkan, dapat memercepat jumlah antrian di setiap fasilitas kesehatan (faskes) di Indonesia, serta mengurangi penggunaan kartu palsu.

Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono mengatakan, dengan finger print dapat memercepat proses pengobatan yang dilakukan di setiap fasilitas kesehatan (faskes) yang bekerja sama dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Selain itu, bisa memercepat proses keanggotaan di setiap pendaftaraan dan memercepat proses pembayaran bagi peserta mandiri, karena peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) telah dibayarkan oleh negara.

Menurut dia, saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memiliki finger print. Maka seyogyanya alat tersebut dapat dipergunakan di daerah-daerah, untuk membantu proses pelayanan kesehatan di masyarakat.

"Saya harap Kemendagri mau bantu. Karena ini bermanfaat untuk mengatasi masalah teknis yang sering dikeluhkan peserta (BPJS)," kata Agus Laksono saat ditemui di Jakarta, Senin 18 Agustus 2014.

Agung mengungkapkan, finger print ini dapat memotong jumlah antrean sepertiga waktu atau dua jam lebih cepat dibandingkan tanpa menggunakan alat ini. Maka ditargetkan penggunaan finger print dapat dilakukan akhir 2014.

"Jadi yang şudah berobat dapat ditandai, karena sudah memiliki finger print dan langsung mendapatkan pelayanan. Diharapkan Kemendagri dapat meminjamkan alat-alat tersebut di faskes-faskes di Indonesia," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Kasus Febrie, Pakar...
Kasus Febrie, Pakar Minta Kejagung Waspada Upaya Mengaburkan Kepemilikan Uang dan Emas
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved