Sosial & Budaya

Foto jenazah Habib Munzir saat di rumah duka

Minggu,  15 September 2013  −  21:22 WIB
Foto jenazah Habib Munzir saat di rumah duka
Jenazah almarhum Pemimpin Majelis Rasulullah Habib Munzir bin Fuad Al Musawa, (SINDOnews).

Sindonews.com - Jenazah Pemimpin Majelis Rasulullah Habib Munzir bin Fuad Al Musawa, saat ini tengah berada di rumah duka, Kompleks Ligamas, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (15/9/2013).

Almarhum meninggal dunia, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), sekira pukul 15.30 WIB, setelah dibawa dari kediamannya dalam keadaan kritis.

"Habib sudah dalam keadaan kritis di rumah, keluarga semua kumpul. Kemudian pihak keluarga berinisiatif untuk langsung membawanya ke RSCM," papar Mahfud kepada Sindonews, Minggu (15/9/2013).

Diketahui, Al-Habib Munzir bin Fuad Al-Musawa atau lebih dikenal dengan Munzir bin Fuad bin Abdurrahman Almusawa, lahir di Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, pada 23 Februari 1973.

Ia merupakan anak keempat dari empat bersaudara dari pasangan Fuad bin Abdurrahman Al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim Al-Musawa. Ayahnya bernama Fuad yang lahir di Palembang dan dibesarkan di Mekkah. Setelah lulus pendidikan jurnalistik di New York University, Amerika Serikat, ayahnya kemudian bekerja sebagai seorang wartawan di harian 'Berita Yudha' yang lalu menjadi Berita buana.

Masa kecil almarhum dihabiskan di daerah Cipanas, Jawa barat bersama-sama saudara-saudaranya, Ramzi, Nabiel Al-Musawa, serta Lulu Musawa. Ayahnya meninggal dunia tahun 1996 dan dimakamkan di Cipanas, Jawa Barat.

Setelah ia menyelesaikan sekolah menengah atas, ia mulai mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman Assegaf di Bukit Duri Jakarta Selatan, lalu mengambil kursus bahasa arab di LPBA Assalafy Jakarta timur.

Sementara untuk nama Rasulullah SAW sengaja digunakan sebagai nama Majelisnya, yaitu Majelis Rasulullah SAW, agar apa-apa yang dicita-citakan oleh majelis taklim ini tercapai. Sebab ia berharap, semua jemaahnya bisa meniru dan mencontoh Rasulullah SAW dan menjadikannya sebagai panutan hidup.


(maf)

views: 81.528x

 

shadow