Kapolri Tak Ingin Demo 2 Desember di Jalan Protokol

Minggu, 27 November 2016 - 16:41 WIB
Kapolri Tak Ingin Demo...
Kapolri Tak Ingin Demo 2 Desember di Jalan Protokol
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak melarang Aksi Bela Islam III Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) pada Jumat 2 Desember 2016. ‎Asalkan, aksi itu nantinya dilakukan dengan cara-cara sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Pasti kami akomodir," ujar Tito di Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kramat Raya, Jakarta, Minggu (27/11/2016).

Tito mengaku‎ sudah melakukan komunikasi dan silaturahmi kepada beberapa tokoh ulama, kiyai, habaib mengenai rencana demonstrasi 2 Desember nanti.

Akan tetapi, dia berharap masyarakat yang ingin demonstrasi tetap mengikuti koridor hukum dan tidak di jalan umum protokoler.

‎"Yang kami tidak ingin unjuk rasa di jalan umum protokol, kenapa? Kalau itu terjadi mengganggu ketertiban publik dan hak asasi orang lain pemakai jalan," ujarnya.

Sebab kata dia, ‎hal demikian sudah diatur dalam Pasal 6 Undang-undang Nomor 11 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Namun dalam Pasal 15 disebutkan, jika Pasal 6 dilanggar, maka boleh dibubarkan oleh kepolisian‎.

‎"Kalau mereka jumahnya sudah ribuan orang pembubarannya pasti ada konflik, pasti ada korban. Oleh karena itu, lebih baik daripada nanti ada korban maka kami meminta mereka jangan disitu," ungkap mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ini.

Maka itu, Polri‎ tengah membangun komunikasi secara terus-menerus kepada tokoh agama, ulama, tokoh masyarakat dan pihak yang ingin melakukan aksi unjuk rasa 2 Desember nanti.

"Kami sedang bangun dialog, mudah-mudahan saja dalam beberapa hari kedepan dialognya menghasilkan solusi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Manajemen Arema FC Tidak...
Manajemen Arema FC Tidak Empati, Aremania Minta Maaf kepada Insan Sepak Bola Indonesia
Pilkada Dipastikan Digelar...
Pilkada Dipastikan Digelar Desember, Jokowi Sudah Teken Perppu
Mengapa 22 Desember...
Mengapa 22 Desember Diperingati sebagai Hari Ibu? Ini Sejarah Lengkapnya
Mantan Ketua Komisi...
Mantan Ketua Komisi II DPR Minta Pilkada Serentak Ditunda hingga 2021
ST-20 Bakal Lawan Kotak...
ST-20 Bakal Lawan Kotak Kosong, Tim Pemenangan: Itu Cuma Isue
Perppu Diteken Jokowi,...
Perppu Diteken Jokowi, Pilkada Serentak Digelar Desember
Berita Terkini
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved