DPR Didesak Usut Akar Masalah Kerusuhan di PT GNI

Rabu, 18 Januari 2023 - 20:20 WIB
loading...
DPR Didesak Usut Akar...
Polisi dan TNI saat berjaga di lokasi bentrok antara pekerja lokal dengan karyawan asing di PT GNI Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto/iNews TV/Jemmy Hendrik
A A A
JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mendesak DPR mengusut akar masalah kerusuhan di PT GNI Morowali Utara. PB PMII menilai sangatlah miris jika melihat akar kerusuhan yaitu tuntutan Serikat Pekerja Nasional (SPN) terhadap perusahaan.

“Yang diinginkan oleh serikat pekerja dalam tuntutan itu hal-hal fundamental dalam industri. Soal alat pelindung diri, prosedur K3, penghentian pemotongan upah, bahkan ventilasi udara. mengapa hal mendasar semacam itu tidak terpenuhi sejak awal?” kata Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Industri PB PMII Muhammad Bintang, Rabu (18/1/2023).

Dia menyimpulkan masalah di PT GNI terjadi sejak awal jika hal mendasar tidak terpenuhi. Sehingga, dirinya menduga ada kekeliruan dalam implementasi aturan perindustrian.

Baca juga: Ini Biang Keladi Bentrok Maut Pekerja di PT GNI versi Kemnaker



Dia menilai DPR perlu turun tangan untuk mengusut tuntas akar masalah kerusuhan. “Kami mendesak agar DPR turun tangan. Peristiwa pidana biarkan diselesaikan oleh Polri, namun pengusutan akar masalah, soal hak-hak karyawan, keamanan karyawan, ini harus diselesaikan melalui Pansus di DPR,” ujar aktivis asal Provinsi Sulawesi Tengah ini.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemerintah dan DPR harus tegas dalam memastikan implemetasi standar perindustrian dalam mengelola kekayaan alam Indonesia. “Kita harus benar mengelola kekayaan alam. Ingat Pasal 33 UUD 1945. Kita harus menjadi tuan di negeri sendiri,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Peradi Profesional Dorong...
Peradi Profesional Dorong RUU HPI Lebih Adaptif Hadapi Hubungan Hukum Lintas Negara
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
Bacaan 2 Ayat Terakhir...
Bacaan 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah dan 3 Manfaatnya yang Dahsyat
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Berita Terkini
Evaluasi Program MBG,...
Evaluasi Program MBG, BGN Cek Ulang Validitas 63 Juta Penerima Manfaat-Insentif SPPG
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved