Anies Baswedan: Presiden Jokowi Pemimpin yang Lahir dari Prinsip Kesetaraan Demokrasi
Kamis, 12 Januari 2023 - 18:28 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Survei, Anies Jadi Capres Terpopuler di Internet Sejak Pradeklarasi
Dalam presentasinya, Anies Baswedan menyebutkan empat poin penting yang membuat proses penguatan demokrasi di Indonesia pascarezim Orde Baru lebih mantap dari yang dibayangkan sebelumnya. Reformasi 1998, prinsip kesetaraan yang menghapus sistem aristokrasi dan feodalisme, menjamurnya gerakan civil society, dan penguatan landasan demokrasi elektoral di era Orde Baru.
“Prinsip-prinsip demokrasi berjalan di Indonesia, yang membuat proses konsolidasi demokrasi di era reformasi berjalan mulus. Empat poin yang saya sebutkan itu menjadi landasan utama demokratisasi di Indonesia”, ujar kandidat capres dari Partai Nasdem ini.
Meski demikian, lanjut Anies, Reformasi 1998 dan konsolidasi demokrasi tidak melulu hanya soal pemilu semata. Baginya masih banyak isu dan tantangan strategis yang harus dihadapi serta diselesaikan.
“Agenda pemberantasan korupsi dan penegakan supremasi hukum masih menjadi tantangan terbesar di Indonesia. Namun hingga saat ini saya melihatnya masih dalam koridor yang benar dalam kerangka konsolidasi demokrasi,” ucapnya.
Dalam presentasinya, Anies Baswedan menyebutkan empat poin penting yang membuat proses penguatan demokrasi di Indonesia pascarezim Orde Baru lebih mantap dari yang dibayangkan sebelumnya. Reformasi 1998, prinsip kesetaraan yang menghapus sistem aristokrasi dan feodalisme, menjamurnya gerakan civil society, dan penguatan landasan demokrasi elektoral di era Orde Baru.
“Prinsip-prinsip demokrasi berjalan di Indonesia, yang membuat proses konsolidasi demokrasi di era reformasi berjalan mulus. Empat poin yang saya sebutkan itu menjadi landasan utama demokratisasi di Indonesia”, ujar kandidat capres dari Partai Nasdem ini.
Meski demikian, lanjut Anies, Reformasi 1998 dan konsolidasi demokrasi tidak melulu hanya soal pemilu semata. Baginya masih banyak isu dan tantangan strategis yang harus dihadapi serta diselesaikan.
“Agenda pemberantasan korupsi dan penegakan supremasi hukum masih menjadi tantangan terbesar di Indonesia. Namun hingga saat ini saya melihatnya masih dalam koridor yang benar dalam kerangka konsolidasi demokrasi,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :