FKUB Berperan Penting Jaga Stabilitas Sosial Politik Jelang Pemilu 2024

Selasa, 10 Januari 2023 - 16:01 WIB
loading...
FKUB Berperan Penting...
Dirjen Politik dan Pemerintahan Kemendagri Bahtiar dalam webinar bertajuk Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dalam Mendukung Sukses Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang Aman, Damai, dan Harmoni. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Pemilu berkualitas, dari sisi proses maupun hasil, membutuhkan ekosistem yang baik. Karena itu, perkembangan tahapan pemilu harus disebarluaskan kepada seluruh masyarakat Indonesia, dengan harapan setelah mengetahui, mereka menjadi peduli dan berpartisipasi dalam setiap tahapannya.

Hal ini disampaikan Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) Bahtiar dalam webinar bertajuk Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam Mendukung Sukses Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang Aman, Damai, dan Harmoni, Senin (9/1/2023).

Webinar menghadirkan narasumber Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Setjen Kementerian Agama Wawan Junaidi; Ketua Bawaslu Rahmat Bagja; Ketua KPU Hasyim Asy'ari; Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya (Ekososbud) Ditjen Politik dan PUM Kemendagri La Ode Ahmad. Hadir dalam webinar ini Sekda Provinsi, Kabupaten/Kota se-Indonesia, Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi, Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

"Bagaimana menyiapkan masyarakat untuk kembali memiliki kepedulian dan berpatisipasi dalam seluruh tahapan Pemilu 2024. Bentuk partisipasinya dari waktu ke waktu diharapkan lebih baik menghadirkan kondisi yang aman dalam prosesnya, bergembira, riang, damai, dan harmoni," kata Bahtiar dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (10/1/2023).

Melalui Direktorat Ekososbud, kata Bachtiar, pihaknya berkomitmen terus menjalankan tugas-tugas negara dalam menyelenggarakan urusan di bidang politik dan pemerintahaan umum. Bentuk komitmen itu salah satunya mendukung agenda nasional yakni menyukseskan penyelenggaraan pemilu yang tahapannya telah berjalan.

Saat ini sedang berlangsung tahapan rekrutmen calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai representasi daerah provinsi yang diatur dalam konstitusi maupun undang-undang pelaksanaan dan penyelenggara Pemilu 2024. Menurut Bachtiar, potensi kerawanan pemilu harus dilihat sebagai tantangan yang harus diatasi bersama.

Sebab, masalah-masalah kepemiluan bukan hanya soal elektoral tetapi justru banyak di luar jangkauan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Bachtiar memaparkan tantangan terbesar hari ini adalah era baru yang disebut teknologi digital.

Handphone, laptop, dan alat-alat digital lain dikelola dengan teknologi yang disebut algoritma. Algoritma mendikte manusia untuk menerima sebuah informasi. Setiap kali membuka media sosial, informasi positif maupun informasi negatif disajikan. Kondisi ini sangat rentan terjadinya gesekan bahkan perpecahan akibat informasi yang acap kali tidak berdasar ataupun hoaks.

"Ini menjadi tantangan di Kepemiluan, semua orang berlomba-lomba mencari perhatian melalui media sosial. Seringkali soal-soal kerukunan, sosial, dan keagamaan di seluruh dunia itu diganggu atau terganggu oleh faktor karena diawali dari teknologi," katanya.

Tantangan-tantangan tersebut harus dikomunikasikan dengan berbagai pihak terkait. Sebab, kecepatan menangani masalah terutama di ranah teknologi, tidak sebanding dengan kecepatan mengatasinya.

Bachtiar menjelaskan, Indonesia memiliki masyarakat yang beragam, baik dari suku, ras, maupun agama. Karena itu, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sangat strategis untuk menjaga stabilitas daerah, termasuk Pemilu 2024. Peran vital FKUB sebagai penghubung, penyelaras, dan penyejuk dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.

"Peran FKUB yang mengelola kebangsaan dengan latar belakang keagamaan tentu sangat penting sekali. FKUB menjadi prioritas untuk menjadi mitra strategis penyelenggara pemilu dan bagaimana menghadirkan lingkungan sosial politik yang baik untuk menuju pemilu yang berkualitas di 2024," kata Bahtiar.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Dirjen Keuangan Daerah...
Dirjen Keuangan Daerah Agus Fatoni Terima Penghargaan Digital Innovation Award 2026
Satgas PRR dan DPR Tegaskan...
Satgas PRR dan DPR Tegaskan 37 Lokasi di Aceh Tamiang Siap Dibangun Huntap
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Rekomendasi
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
5 Bentuk Kecurangan...
5 Bentuk Kecurangan yang Diduga Terjadi di Pemilu 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved