Mendagri: Pemimpin Kuat Itu yang Terpilih di Masa Krisis

Senin, 13 Juli 2020 - 10:28 WIB
loading...
Mendagri: Pemimpin Kuat...
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah pagebluk COVID-19 sebagai ujian bagi para calon pemimpin daerah. Foto/SINDOphoto
A A A
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah pagebluk COVID-19 sebagai ujian bagi para calon pemimpin daerah. Dukungan semua pihak sangat penting untuk menyukseskan pesta demokrasi di 270 daerah secara serentak ini.

Keputusan pemerintah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk tetap menggelar pilkada pada tahun ini menuai banyak kritik. Namun, Kemendagri tetap percaya ini merupakan kesempatan untuk memilih pemimpin yang baik. (Baca juga: Ingin Sukses di Pilkada, PAN Rapat dari Pagi hingga Malam)

“Pemimpin yang kuat itu bukan pemimpin di masa aman dan damai. Akan tetapi, pemimpin yang kuat adalah ketika terjadi badai dan krisis,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam keterangan tertulis, Senin (13/7/2020).

Mantan Kapolri itu mengatakan pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020 sebagai ujian sekaligus tantangan bagi calon kepala daerah. Mereka harus bisa menangkap peluang dalam melahirkan gagasan dan inovasi untuk penanganan COVID-19.

“Nah ini adalah ujian bagi para calon. Bagaimana mereka menangani krisis di daerah masing-masing sehingga diharapkan akan muncul gagasan atau berbuat maksimal. Itulah pemimpin yang kuat. Pemimpin yang terpilih di masa krisis, ujian yang sebenarnya,” terangnya.

Dengan adanya adu gagasan dan inovasi tentang COVID-19 diharapkan mendorong percepatan penanganan di daerag masing-masing. Disamping itu, “perang” gagasan tentang COVID-19 diprediksi menekan isu-isu primordial yang kerap muncul dalam pilkada.

“Bisa membuat penanganan COVID-19 justru menjadi cepat karena semua bergerak. Kontestasi pilkada ini sehat karena menekan isu primordial yang sering menjadi konflik,” paparnya.

Jika penanganan COVID-19 menjadi isu utama, ini akan berdampak positif dan memotivasi daerah lain agar maksimal dalam menangani virus Sars Cov-II. Tito menuturkan jika semua bergerak maksimal akan terjadi penurunan jumlah kasus positif COVID-19.

“Yang ada pilkada akan bisa memancing daerah lain untuk bergerak melakukan hal yang sama karena rakyatnya menuntut juga supaya kepala daerah mampu menangani,” tambahnya.

Dia meminta dukungan semua pihak, seperti pemerintah, KPU, Bawaslu, TNI, Polri, dan semua unsur masyarakat, dalam pelaksanaan pilkada ini. Kenormalan baru dalam kehidupan demokrasi, menurutnya, membutuhkan optimisme semua pihak. (Baca juga: Prabowo Urusi Cadangan Pangan, Pengamat: Berpotensi Mengulang Masa Orba)

“Sebetulnya ini akan menjadi momentum yang penting bagi kita yang justru menguntungkan. Baik dalam rangka untuk penanganan pandemi maupun dalam rangka agenda demokrasi,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Latsar CPNS Kemendagri...
Latsar CPNS Kemendagri Tanamkan Semangat Bela Negara dan Bentuk ASN Profesional
Dirjen Kemendagri Bertemu...
Dirjen Kemendagri Bertemu CIRDAP, Apa yang Dibahas?
BSKDN: Digitalisasi...
BSKDN: Digitalisasi Pemilu Tetap Berlandaskan Prinsip Dasar Demokrasi
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Berita Terkini
Ajukan Jadi JC, Mantan...
Ajukan Jadi JC, Mantan Waka BNN Sony Sonjaya Diperiksa di Kejagung Besok
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved