TGB Umumkan Lomba Video Pendek Toleransi dan Persaudaraan Manusia, Ini Juaranya
Jum'at, 30 Desember 2022 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: TGB: Indonesia Tak Pernah Ketinggalan dalam Wujudkan Perdamaian Dunia
"Video ini mencoba menonjolkan sisi lain dari cara berkomunikasi tokoh agama dan juga kesadaran hidup antar umat di lokasi tersebut sehingga penyebab terjadinya konflik bisa dihindari," kata TGB.
"Video berjudul Transisi ini cukup menginspirasi tentang pentingnya toleransi," katanya.
Sementara untuk juara tiga adalah video pendek berjudul Petarung Sejati. Video karya Nur Hasanah Rahmawati ini menceritakan final pertandingan futsal antara Tim Masemba (muslim) melawan Tim Santo Markus (Kristiani). Pertandingan itu digelar Minggu, dan tim Santo Markus datang terlambat karena mereka harus mengikuti Kebaktian Minggu di gereja.
Meski bisa menang WO, Masemba memilih bertanding. Bagi mereka, kemenangan bukan tujuan jika harus meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan. Pertandingan tetap berlangsung demi menghormati hak-hak beribadah saudara mereka yang beda keyakinan. Jika kalah, setidaknya mereka sudah menunjukkan jiwa sportivitas. Jika menang, merekalah petarung sejati. Kemenangan mereka didapat melalui keringat di atas lapangan, bukan karena aturan yang tak menguntungkan tim lawan.
TGB menambahkan, MHM selama ini konsern dalam upaya mempromosikan nilai-nilai toleransi, koeksistensi, dan persaudaraan manusia. Hal itu dilakukan melalui beberapa pendekatan. Pertama, penerjemahan dan penerbitan buku-buku bertema toleransi dan persaudaraan manusia. Kedua, menggelar dialog antar tokoh agama. Ketiga, mendiseminasikan opini terkait toleransi dan persaudaraan manusia. Keempat, menggelar lomba untuk mengikutsertakan publik dalam kampanye toleransi dan persaudaraan manusia.
"Kami terus berupaya mengkampanyekan penguatan toleransi dan persaudaraan manusia. Kami berharap upaya ini berkontribusi dalam merawat harmoni di Indonesia, terlebih menjelang masuknya tahun politik," kata TGB.
"Video ini mencoba menonjolkan sisi lain dari cara berkomunikasi tokoh agama dan juga kesadaran hidup antar umat di lokasi tersebut sehingga penyebab terjadinya konflik bisa dihindari," kata TGB.
"Video berjudul Transisi ini cukup menginspirasi tentang pentingnya toleransi," katanya.
Sementara untuk juara tiga adalah video pendek berjudul Petarung Sejati. Video karya Nur Hasanah Rahmawati ini menceritakan final pertandingan futsal antara Tim Masemba (muslim) melawan Tim Santo Markus (Kristiani). Pertandingan itu digelar Minggu, dan tim Santo Markus datang terlambat karena mereka harus mengikuti Kebaktian Minggu di gereja.
Meski bisa menang WO, Masemba memilih bertanding. Bagi mereka, kemenangan bukan tujuan jika harus meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan. Pertandingan tetap berlangsung demi menghormati hak-hak beribadah saudara mereka yang beda keyakinan. Jika kalah, setidaknya mereka sudah menunjukkan jiwa sportivitas. Jika menang, merekalah petarung sejati. Kemenangan mereka didapat melalui keringat di atas lapangan, bukan karena aturan yang tak menguntungkan tim lawan.
TGB menambahkan, MHM selama ini konsern dalam upaya mempromosikan nilai-nilai toleransi, koeksistensi, dan persaudaraan manusia. Hal itu dilakukan melalui beberapa pendekatan. Pertama, penerjemahan dan penerbitan buku-buku bertema toleransi dan persaudaraan manusia. Kedua, menggelar dialog antar tokoh agama. Ketiga, mendiseminasikan opini terkait toleransi dan persaudaraan manusia. Keempat, menggelar lomba untuk mengikutsertakan publik dalam kampanye toleransi dan persaudaraan manusia.
"Kami terus berupaya mengkampanyekan penguatan toleransi dan persaudaraan manusia. Kami berharap upaya ini berkontribusi dalam merawat harmoni di Indonesia, terlebih menjelang masuknya tahun politik," kata TGB.
Lihat Juga :