Ini Penjelasan BMKG Soal Perbedaan Hujan Lebat, Sangat Lebat, dan Ekstrem
Rabu, 28 Desember 2022 - 15:04 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: BMKG Prediksi 26 Kabupaten dan Kota di Jatim Hujan saat Malam Tahun Baru
Mulai 28 Desember itu mencakup wilayah Jawa Timur, dan sebagian Jawa Tengah bahkan sampai Nusa Tenggara yang terdampak. “Nah ini bahaya di sesuai deteksi 21 Desember yang lalu cuacanya akan meningkat bisa mencapai ekstrem,” katanya.
Kemudian, kata Dwikorita, pada 29 Desember cuaca ekstrem berpotensi meluas bahkan masuk ke wilayah Jawa Barat, Sumatera bagian selatan, barat dan juga masih ada di sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur sampai ke Nusa Tenggara Barat Timur sampai ke Selatan Papua.
“Dan semakin kuat atau masih kuat ya 30 Desember itu juga masih kuat, bahkan 1 Januari itu hampir menutupi seluruh wilayah Indonesia, peta Indonesianya hampir tidak terlihat, tertutup warna hijau tua pekat itu,” katanya.
Kemudian pada 4 Januari 2023 mulai berkurang tapi masih tetap menutupi sebagian wilayah Sumatera, Laut Natuna, dan juga wilayah Jawa Barat. Termasuk Banten Jawa Timur sampai Nusa Tenggara dan laut Arafura. “Seterusnya mulai mereda, tanggal 5 hingga 10 Januari mulai mereda berkurang,” tandas Dwikorita.
Mulai 28 Desember itu mencakup wilayah Jawa Timur, dan sebagian Jawa Tengah bahkan sampai Nusa Tenggara yang terdampak. “Nah ini bahaya di sesuai deteksi 21 Desember yang lalu cuacanya akan meningkat bisa mencapai ekstrem,” katanya.
Kemudian, kata Dwikorita, pada 29 Desember cuaca ekstrem berpotensi meluas bahkan masuk ke wilayah Jawa Barat, Sumatera bagian selatan, barat dan juga masih ada di sebagian Jawa Tengah, Jawa Timur sampai ke Nusa Tenggara Barat Timur sampai ke Selatan Papua.
“Dan semakin kuat atau masih kuat ya 30 Desember itu juga masih kuat, bahkan 1 Januari itu hampir menutupi seluruh wilayah Indonesia, peta Indonesianya hampir tidak terlihat, tertutup warna hijau tua pekat itu,” katanya.
Kemudian pada 4 Januari 2023 mulai berkurang tapi masih tetap menutupi sebagian wilayah Sumatera, Laut Natuna, dan juga wilayah Jawa Barat. Termasuk Banten Jawa Timur sampai Nusa Tenggara dan laut Arafura. “Seterusnya mulai mereda, tanggal 5 hingga 10 Januari mulai mereda berkurang,” tandas Dwikorita.
(cip)
Lihat Juga :