Waketum MUI: Hidup Harmonis di Tengah Keberagaman Bagian dari Muamalah

Sabtu, 24 Desember 2022 - 16:41 WIB
loading...
Waketum MUI: Hidup Harmonis...
Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) mengingatkan kepada masyarakat bahwa hidup rukun di tengah keberagaman adalah bagian dari muamalah. Termasuk di dalamnya menjaga keharmonisan bertetangga serta bergotong royong dalam momentum Natal.

"Muamalah adalah melakukan suatu usaha-usaha bersama demi kebaikan bersama yang tidak memandang sekat-sekat agama," kata Wakil Ketua Umum MUI KH Marsudi Syuhud dalam sebuah diskusi, Sabtu (24/12/2022).

Menurutnya, kehidupan harmonis dalam berbangsa dan bernegara telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW di Madinah. Rasulullah hidup di tengah umat Islam, Majusi, Nasrani, dan Yahudi yang bersepakat bersatu serta saling gotong royong. Karena itu, kata Kiai Marsudi, keterlibatan Banser dalam pengamanan Natal misalnya, bukan karena situasi tidak aman, tapi ikut menjaga kehidupan bersama karena kita bersama-sama hidup, agar sama-sama nyaman, enak, dan kepenak.

"Karena kita sudah menyatu dengan kesepakatan, maka dari sinilah kita mengikuti aturan yang ada. Kita bisa harmonis jika kita tertib. Kita bisa tertib, kalau kita semua ikuti aturan," katanya.

Kiai Marsudi yakin Indonesia akan damai dan nyaman jika kehidupan masyarakatnya tertib. Karena itu, Kiai Marsudi berharap menjelang Natal, Tahun Baru, dan tahun politik, tidak ada pelanggaran seperti menyebar hoaks maupun larangan lainnya.

"Kita harus bersyukur karena Indonesia adalah negara civilized yang beradab. Lihat bagaimana negara lain yang perang dengan kaumnya sendiri. Maka inilah pentingnya kita diskusi, ada ruang bersama antarsesama umat beragama agar saling memaafkan. Jadikanlah Indonesia sebagai rumah besar," katanya.

MUI juga meminta para kiai, ustaz, dari pusat hingga kampung, untuk menyebarkan kepada masyarakat luas ajaran mengenai hak-hak bertetangga, berbangsa, berkeluarga, dan berteman. "Hari ini kita menghormati Natalan. Bertetangga saja perlu saling menghormati. Karena itulah, pentingnya kita menjaga perilaku sehari-hari atau muamalah, agar sama-sama nyaman," katanya.

Terkait ucapan selamat Natal, kata Marsudi, ada yang berpendapat boleh dan ada pula yang melarangnya. Menurutnya, tidak ada persoalan dalam perbedaan pendapat itu, karena yang penting adalah saling menghormati, menjaga harmonisasi, dan tanpa saling menuntut. "Kita cari rahmahnya (kenyamanan hati) bukan menggali perbedaan dengan mengungkit-ungkit keburukan. Jaga yang baik-baik dalam hidup satu sama lain," katanya.

Kiai Marsudi juga mengingatkan tentang ajaran Nabi Muhammad SAW tentang silaturahmi yang bisa menambah rezeki. Menurutnya, silaturahmi tidak dibatasi oleh agama tertentu.

"Di mana Anda berada, dengan tetangga pun tetap silaturahmi. Apalagi dalam berbangsa, tetaplah menjadi satu, memberi ruang untuk diskusi, saling memaafkan, dan jangan mencari persoalan-persoalan memicu konflik. InsyaAllah, 2024 Indonesia mampu menghadapi berbagai situasi karena tetap bisa bersatu," katanya.

Natal tahun ini merupakan yang pertama pascapandemi Covid-19. MUI mengingatkan bahwa penyakit akan selalu ada, sehingga kewajiban umat adalah menjauhkan diri dari wabah dan penyakit.

"Kita jangan mendekati mudharat, maka jangan salaman dulu jika menyebabkan penularan virus. Menjaga jiwa yang paling utama sebagai umat beragama, dan kesehatan adalah bagian dari menjaga jiwa," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
MUI Minta Presiden Prabowo...
MUI Minta Presiden Prabowo Selamatkan 5 WNI yang Ditangkap Israel
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rekomendasi
Dibayangi Outflow Rp4,5...
Dibayangi Outflow Rp4,5 Triliun, IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Berita Terkini
Momen Pelimpahan Roy...
Momen Pelimpahan Roy Suryo ke Kejaksaan, Sempat Adu Mulut Tolak Pakai Baju Tahanan
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Keluarga Roy Suryo dan...
Keluarga Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Ajukan Penangguhan Penahanan
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Dilimpahkan ke Kejari...
Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Roy Suryo: Allahu Akbar, Terus Semangat!
Keluar dari RS Polri,...
Keluar dari RS Polri, Roy Suryo Kepalkan Tangan, dr tifa Dipegang 2 Polisi
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved