PDIP Minta Baguna Intensifkan Program Penanggulangan Bencana

Sabtu, 11 Juli 2020 - 17:59 WIB
loading...
PDIP Minta Baguna Intensifkan...
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto meminta Baguna mengintensifkan Program Penanggulangan Bencana di tengah pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - DPP PDI Perjuangan meminta Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) mengintensifkan program Penanggulangan Bencana di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (Rakor) yang diikuti perwakilan Baguna dari 34 provinsi di Kantor Pusat DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2020).Rakor dilaksanakan dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan di mana seluruh peserta dipastikan non-reaktif dengan rapid test, mamakai masker dan hand sanitizer. (Baca juga: Bertambah 1.671 Kasus, Total 74.018 Orang di Indonesia Positif Covid-19)

Kegiatan Rakor dibuka langsung Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto didampingi Wasekjen Bidang Kerakyatan Sadarestuwati, Ketua DPP PDIP bidang Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning, dan Ketua DPP PDIP bidang Pariwisata Wiryanti Sukamdani. Hadir juga sebagai narasumber ialah Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Basarnas, Abdul Haris Achadi. (Baca juga: PDIP: New Normal Bakal Jadi Bencana tanpa Goyong Royong)

Hasto menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri bahwa dunia saat ini dalam kondisi yang mengharuskan hidup dalam situasi kenormalan baru (new normal) yakni, sebuah kehidupan yang menekankan pada aspek budaya baru, budaya protokol kesehatan.

Di sisi lain, kondisi pandemi terus mendorong seluruh jajaran partai untuk menyalakan api ideologi Pancasila yang memiliki semangat perikemanusiaan dan kerakyatan agar tidak pernah padam, dan semakin kuat hadir dalam gerak gotong royong untuk rakyat. Dalam hal ini, kata Hasto, PDIP memiliki komitmen yang kuat untuk membumikan perikemanusiaan dan kerakyatan.

"Kita harap kader Baguna selalu siap bergerak di tengah rakyat, membantu dan berpihak kepada rakyat tanpa membedakan pilihan politiknya. Meskipun di sosmed kita sering dikepung, percayalah seperti disampaikan Bung Karno, senjata yang paling kuat adalah persatuan dengan rakyat itu sendiri," ujar Hasto.

Hasto juga menyampaikan pandemi Covid adalah momentum untuk bangsa Indonesia mengembangkan kemampuan berdikari. Sebab Indonesia penuh dengan sumber obat-obatan yang genuine, herbal, dan ramah tubuh. Dikatakannya, pandemi Covid-19 semakin menyadarkan perlunya mengembangkan semangat berdikari, ketika di awal pandemi terjadi kelangkaan masker dan alat pelindung diri. Sehingga kantor partai pun harus dirubah menjadi sentra produksinya.

"Dibalik Covid-19, ini membuka jalan bagi kita agar berdikari bisa kita lakukan, karena kita punya semua sumber dayanya. Yang harus dilakukan adalah mengutamakan rasionalitas publik serta mendorong riset dan pengembangan," ulas Hasto.

Hasto menambahkan, rapat koordinasi ini adalah demi mendorong terbangunnya optimisme dan menebar kebaikan. Karena sejatinya Baguna memang selalu menebarkan semangat kerakyatan. ”PDIP tetap setia pada jalan kerakyatan dan percaya Baguna bisa melaksanakannya. Justru ketika digembleng dengan serangan serta fitnah partai bisa selalu solid, dalam satu kesatuan rampak barisan, bahwa mereka yang selalu menyerang dan fitnah kita, justru kita tunjukkan rakyat selalu memberikan kepercayaan makin besar kepada PDI Perjuangan," ucap Hasto.

Sementara Ketua DPP PDIP bidang Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning menjelaskan tema rakor tersebut adalah 'Semua Buat Semua, Satu Buat Semua, Semua Buat Satu'. Menurut Ribka, keprihatinan yang muncul saat ini adalah aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang masih terjadi dan berdampak juga ke Jawa Tengah, Jakarta, dan daerah lain.

Berbagai bencana alam juga terjadi di Banten, Jawa Barat. Teramsuk di Riau, Sulawesi Selatan yang saat ini ditimpa banjir bandang. "Makanya kita harus cepat berkoordinasi agar bisa membantu rakyat," kata Ribka.

Masalahnya, semua kejadian itu terjadi di tengah pandemi Covid-19 yang mewajibkan pelaksanaan protokol kesehatan yakni, menjaga jarak. Maka itulah, pihaknya melibatkan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk memberikan materi karena berpengalaman dalam hal teknis kebencanaan. "Ini berkaitan dengan teknis. Kalau misalnya terjadi bencana, gimana caranya kalau di tengah pandemi Covid, kita tetap harus menyelamatkan. Jadi bagaimana kita misalnya harus menjaga jarak, namun di saat sama harus juga mengungsikan," imbuh Ribka.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Pilot Pelita Air yang...
Pilot Pelita Air yang Jatuh Dievakuasi ke RS Pratama Long Bawan, Ini Identitasnya
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Rekomendasi
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Messi, Mbappe, Haaland...
Messi, Mbappe, Haaland Gacor: Ronaldo Masih Layak Disebut Kandidat Peraih Sepatu Emas?
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved