Menaker: LPN Harus Terus Mendorong Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing

Jum'at, 23 Desember 2022 - 16:07 WIB
loading...
Menaker: LPN Harus Terus...
Menaker Ida Fauziyah berharap Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) terus mendorong produktivitas dan daya saing Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah berharap Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) terus mendorong pengembangan dan penerapan Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS).

GNP2DS harus menjadi sebuah gerakan yang dapat mengintegrasi seluruh pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, dunia usaha dunia industri, akademik dan organisasi kemasyarakatan secara terencana.

“Produktivitas merupakan kunci memenangkan persaingan di lingkungan global yang dinamis. Sehingga menuntut Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang cekatan, adaptif, produktif, inovatif dan kompetitif,” kata Ida Fauziyah, Kamis (22/12/2022).

Baca juga: Temui Pekerja Migran RI di Korea, Menaker Sebut Sederet Manfaat Bekerja di Negeri Ginseng

Kepala Sekretariat Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) Ghazmahadi menyampaikan LPN mempunyai tugas memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden dalam perumusan kebijakan nasional di bidang produktivitas dan peningkatan produktivitas dalam rangka penguatan daya saing Indonesia.

Baca juga: Berlangsung Hampir 30 Tahun, Menaker Ida Minta Perluasan Pemagangan WNI di Jepang

“Apa yang sudah dirumuskan dan disusun oleh Tim Kerja LPN 2022 akan dijadikan sebagai bahan rekomendasi kepada Presiden untuk dijadikan kebijakan terkait peningkatan produktivitas,” ujar Ghazmahadi di hadapan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) selaku Ketua Lembaga Produktivitas Nasional

Terpisah, Koordinator Pembinaan Kelembagaan, Promosi dan Kerja Sama Peningkatan Produktivitas Astri Christafilia Litha mengatakan, Indonesia saat ini sedang fokus dalam program hijau atau ramah lingkungan, baik dalam pemanfaatan energi, ekonomi, maupun dalam segala aktivitas lainnya.

Sebelumnya, Direktorat Bina Peningkatan Produktivitas telah melakukan peresmian Certification Body Green Productivity. Hal itu kata dia, menandakan Indonesia telah dipercaya Asian Productivity Organization (APO) untuk konsen dalam mengembangkan skill produktivitas ramah lingkungan.

“Kita mendorong masyarakat Indonesia untuk melakukan kerja-kerja yang produktif. Tentunya kita juga harus memperhatikan lingkungan. Maka dari itu, target utama yang akan dicapai dalam produktivitas ramah lingkungan ini tentunya adalah mendukung pelaksanaan pembangunan berkelanjutan atau SGDs,” tegas Astri.

Astri menjelaskan, apa yang telah dirumuskan dan yang sudah disusun oleh Tim Kerja LPN akan menjadi model pengebangan produktivitas di bangsa ini. Tentunya model yang sudah disusun oleh tim, sudah melakukan percobaan dan pengujian di lokus masing-masing.

Diketahui, Tim Kerja LPN Tahun 2022 dalam hal ini dibentuk dalam empat lokus yaitu pemerintahan, dunia usaha dan dunia industri, pendidikan dan pelatihan vokasi, serta masyarakat.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Rekomendasi
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved