Sebut Polisi Abdi Mafia, Kamaruddin Simanjuntak Bakal Dilaporkan KBPP Polri ke Baresrkrim

Jum'at, 23 Desember 2022 - 14:14 WIB
loading...
Sebut Polisi Abdi Mafia,...
Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty mengatakan, akan melaporkan Kamaruddin Simanjuntak karena telah menghina institusi Polri. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri akan melaporkan Kamaruddin Simanjuntak ke Bareskrim. Tindakan tersebut diambil lantaran pernyataan pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang menyebut polisi mengabdi pada negara cuma seminggu dalam sebulan, sisanya kepada mafia.

“Kami tidak terima, kami mengecam keras penghinaan ini. Masa dari sebulan dia sebut polisi hanya seminggu mengabdi ke negara selebihnya mengabdi kepada mafia. Artinya kan dia bilang Polri ini bekerja untuk mafia, menghina sekali itu. Anggota-anggota kami dari berbagai daerah tidak terima dengan tuduhan dan penghinaan ini,” ucap Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty, Jumat (23/12/2022).

Menurut Evita, apa yang disampaikan Kamaruddin melalui video yang beredar, tidak benar sama sekali. Hal itu sangat menyakiti hati keluarga besar polisi di seluruh Indonesia. Bahkan, statement-statement yang tidak benar itu dinilai menghancurkan upaya keras yang dilakukan oleh Kapolri dan jajarannya saat ini untuk memperbaiki citra polisi pascakasus Ferdy Sambo dan Tedy Minahasa.

Baca juga: Pengacara Brigadir J Tuding Polisi Abdi Mafia, Arteria Dahlan Minta Polri Bertindak

“Bagi kami itu bukan lagi sekadar kritik, tapi benar-benar menghina polisi dan keluarganya yang selama ini mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat. Bahkan pernyataan-pernyataan yang menyakitkan seperti ini membuat upaya keras Kapolri dan jajaran Polri untuk memperbaiki citra menjadi diruntuhkan lagi,” katanya.

Baca juga: Kamarudin Simanjuntak Dilaporkan Dirut Taspen ke Polres Jakpus

Selama ini anggota Polri mengorbankan jiwa raganya untuk menjalankan tugas pokoknya memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Tidak sedikit di antara mereka yang gugur dalam tugas, dan meninggalkan duka yang dalam bagi keluarganya. Mereka gugur dalam melawan separatisme, terorisme, menjaga keamanan dari Sabang sampai Merauke hingga ke pelosok-pelosok menghadapi berbagai kejahatan termasuk dalam penanggulangan pandemi Covid-19 lalu.

“Itu adalah fakta bagaimana pengabdian Polri selama ini. Tapi Kamaruddin membuat kesan begitu buruknya sehingga polisi di matanya tidak ada yang benar. Kami tidak terima kalau orang tua kami dikatakan bekerja untuk mafia,” katanya.

Dalam video yang disiarkan dalam channel Youtube Uya Kuya TV, tampak Kamaruddin menjawab pertanyaan Uya Kuya dengan mengatakan, polisi mengabdi kepada negara hanya seminggu, tiga minggu lagi mengabdi kepada mafia. "Kalau jujur memang polisi di mana-mana melakukan perbuatan itu kok," ucap Kamaruddin.

"Maksudnya?" tanya Uya Kuya. "Maksudnya polisi itu mengabdi kepada negara hanya seminggu kok, tiga minggu lagi mengabdi kepada mafia. Kita jujur saja lah, nggak usah hidup munafiklah," jawab Kamaruddin Simanjuntak.

Menurut Kamaruddin, karena mengabdi kepada mafia maka rata-rata hartanya puluhan miliar sampai ratusan miliar hingga triliunan. “Pertanyaannya jika tidak mengabdi kepada mafia dari mana itu uang puluhan miliar, ratusan miliar hingga triliunan?” tanya Kamaruddin lagi.

Menurut Evita, Kamaruddin harusnya tidak menggeneralisasi semua polisi melakukan perbuatan tercela seperti yang dilakukan sejumlah oknum. Padahal di mana pun institusinya selalu saja ada oknum yang melakukan pelanggaran.

“Karena itu, kami akan melakukan langkah-langkah untuk menjadi pembelajaran bagi Kamaruddin untuk tidak mengulangi lagi mengumbar peryataan-pernyataan yang tidak benar seperti itu,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Kapolri Diminta Transformasi...
Kapolri Diminta Transformasi Kultur Internal Bhayangkara
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
Rekomendasi
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Fany Sulf Sentil Fenomena...
Fany Sulf Sentil Fenomena Netizen Suka Komentar Lewat Lagu Orang-Orang
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
DPR Upayakan Formula...
DPR Upayakan Formula TKD Tetap Adil, Rasional, dan Berpihak ke Daerah
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved