Bedah Buku Soekarno-Hatta, Sejarawan: Anak Muda Indonesia Jangan Minder di Hadapan Asing
Rabu, 21 Desember 2022 - 17:52 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyinggung soal Pasal 33 UUD 1944 yang merupakan muara pemikiran Soekarno-Hatta, bahwa bumi, tanah, air dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk rakyat. Sebelum membacakan Teks Proklamasi, Bung Karno berpidato singkat yang ujung-ujungnya adalah kini tiba saatnya kita sebagai bangsa untuk berani meletakkan nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri.
Hasto juga mengkritik situasi saat ini yang terbuka pada kepentingan asing. Hal ini berarti memutarbalikkan mental penjajahan kembali eksis. Ketika elite lebih percaya pada asing dibanding bangsa sendiri, termasuk peneliti, artinya pejabat tersebut melarutkan diri dalam kepentingan-kepentingan dan menjadi aktor dari asing tersebut.
"Itulah maka harus kita bangun rasa percaya diri. Apa yang saya sampaikan bukan sikap antiasing, tapi serap sehebat-hebatnya iptek mereka, bagi kemajuan bangsa. Sebab tidak ada bangsa maju tanpa sistem pendidikannya maju," katanya.
Hasto juga mengkritik situasi saat ini yang terbuka pada kepentingan asing. Hal ini berarti memutarbalikkan mental penjajahan kembali eksis. Ketika elite lebih percaya pada asing dibanding bangsa sendiri, termasuk peneliti, artinya pejabat tersebut melarutkan diri dalam kepentingan-kepentingan dan menjadi aktor dari asing tersebut.
"Itulah maka harus kita bangun rasa percaya diri. Apa yang saya sampaikan bukan sikap antiasing, tapi serap sehebat-hebatnya iptek mereka, bagi kemajuan bangsa. Sebab tidak ada bangsa maju tanpa sistem pendidikannya maju," katanya.
(abd)
Lihat Juga :