Politikus Gerindra Bela Luhut Pandjaitan soal OTT KPK

Rabu, 21 Desember 2022 - 15:42 WIB
loading...
Politikus Gerindra Bela...
Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Fraksi Gerindra Habiburokhman membela Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan . Luhut diyakini punya maksud baik menyebutkan bahwa seringnya operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa memperburuk citra Indonesia di mata internasional.

Habiburokhman meminta semua pihak tidak menanggapi pernyataan Luhut hanya sepenggal, lalu membuat penilaian atau menganggap Luhut anti terhadap pemberantasan korupsi. "Kalau saya baca lengkap maksud beliau (Luhut, red) bagus, yakni maksimalkan pencegahan dengan digitalisasi," kata Habiburokhman dikutip Rabu (21/12/2022).

Dia menuturkan, pernyataan Luhut itu bermaksud apabila semua proses pengadaan dan pelayanan sudah dilakukan upaya digitalisasi, maka semakin minim peluang penyimpangan. Dia mencontohkan, saat ini Polri menerapkan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Baca juga: Sebut OTT KPK Kurang Efektif Basmi Korupsi, Luhut Tekankan Digitalisasi

Tak hanya itu, dia berpandangan bahwa keberadaan ETLE juga mampu memangkas perilaku transaksi suap di jalan raya. "Kalau semua sudah transparan maka dengan sendirinya OTT akan turun," ujar Waketum DPP Partai Gerindra itu.

Diketahui sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menilai langkah KPK dalam membasmi tindak kejahatan korupsi dengan metode OTT kurang efektif. "Kita enggak usah bicara korupsi ke mana-mana dululah, OTT segala macam itu. OTT kan jelek buat kita,"kata saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 di Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Menurut dia, dalam memberantas korupsi perlu adanya sistem yang efektif. Luhut memberikan contoh, dalam pengadaan barang kebutuhan di instansi pemerintah dan BUMN, terdapat sistem E-katalog yang dapat meminimalisasi atau mencegah tindak korupsi.

"Jadi KPK jangan pula sedikit-sedikit tangkap, ya lihat-lihatlah. Tapi kalau digitalisasi ini sudah jalan, tidak akan bisa main-main. Dan kalau semua sudah digital, tidak akan ada lagi OTT," tandas purnawirawan jenderal TNI itu.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Rekomendasi
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Perselingkuhan Membuka...
Perselingkuhan Membuka Rahasia Kelam Seorang Polisi di Microdrama V+Short The Next Door Detective
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved