Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik

Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:23 WIB
loading...
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle kabinet harus berbasis kinerja, bukan letupan politik. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menganggap, sepanjang basisnya letupan kinerja, bukan letupan politik, reshuffle punya korelasi linear yang diyakini mampu genjot kinerja Kabinet Indonesia Maju .

"Reshuffle berkali kali pun (jika basisnya bukan kinerja), belum ada jaminan genjot kinerja," kata Pangi saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (11/7/2020).

Maka itu, Pangi menekankan bahwa reshuffle harus mampu memulihkan animo kepercayaan publik, dari distrust kembali memompa atau mengenjot kepercayaan diri pemerintah.

Menurut Pangi, sekarang momentum yang pas, dan waktu yang tepat untuk Presiden melakukan reshuffle yang berbasiskan pada kinerja, karena pandemi covid-19 juga menjadi batu uji para pembantu presiden. (Baca juga: Menteri Non-Parpol Paling Rawan Terkena Reshuffle ).

Ia mengharapkan, Jokowi berupaya maksimal menempatkan pembantu presiden sesuai dengan kapasitas, kapabilitas yang mereka miliki, yakni prinsip dasarnya ada pada 'the righ man and the righ place', dan harus punya passion yang memang bisa diandalkan membantu meningkatkan kepuasan (approval rating) terhadap kinerja pemerintah.

Sehingga, sambung dia, dari distrust itu kembali tumbuh 'trust building' kepada pemerintah, dan efeknya jangan sampai menteri menjadi beban presiden. "Presiden seringkali mengatakan, "saya sudah gak punya beban' buktikan sekarang, jangan berbicara tanpa terlihat keputusan presiden yang berani dan terlihat nampak memang sudah tak ada beban, sehingga benar-benar maksimal menggunakan hak prerogatifnya secara maksimal, bukan hak prerogatif setengah kewenangan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, hasil survei online SINDOnews pada 30 Juni–6 Juli 2020 memperlihatkan 96% responden mendukung reshuffle kabinet. Sebagian besar responden menyatakan dukungan reshuffle karena melihat adanya beberapa pos kementerian yang belum menunjukkan kinerja maksimal sehingga upaya ini diyakini mampu menggenjot ketertinggalan kementerian tersebut. (Baca juga: Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja ).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Prabowo Berkelakar Soal...
Prabowo Berkelakar Soal Reshuffle Zulhas usai Salah Sebut Nama Desa di Kebumen
Jabat Kepala Bakom,...
Jabat Kepala Bakom, Qodari: Harus Agresif, Kalau Diserang Tidak Diam
Dari Aktivis ke Menteri,...
Dari Aktivis ke Menteri, Jumhur Hidayat Disebut Punya Daya Juang Tinggi
Reshuffle Kabinet Terbaru,...
Reshuffle Kabinet Terbaru, Murni karena Kinerja atau Politik?
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
Jejak Pendidikan Jumhur...
Jejak Pendidikan Jumhur Hidayat yang Resmi Dilantik Prabowo Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Pendidikan Dirgayuza...
Pendidikan Dirgayuza Setiawan, Lulusan Oxford yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Rekomendasi
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved