KSAL yang Memiliki Brevet Denjaka, Nomor 2 Baru Dilantik Presiden Jokowi Jadi Panglima TNI
Selasa, 20 Desember 2022 - 05:44 WIB
loading...
A
A
A
Laksamana TNI (Purn) Marsetio merupakan mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL). Pria bergelar profesor doktor ini tercatat sebagai KSAL pertama yang memiliki Brevet Denjaka.
Marsetio dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menjabat sejak 17 Desember 2012 sampai 31 Desember 2014. Pria kelahiran 3 Desember 1956 ini merupakan lulusan terbaik AAL Bumimoro, Surabaya pada 1981 dan menerima penghargaan Adhi Makayasa. Marsetio tercatat sebagai KSAL pertama yang memiliki Brevet Denjaka.
Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di angkatan laut, doktor lulusan Universitas Gajah Mada tersebut menjabat Wakil KSAL (Wakasal). Marsetio juga merupakan seorang doktor lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tidak hanya menjalankan tugasnya di kedinasan, ia juga menjadi dosen di beberapa tempat. Sebut saja, Naval War Collage USA, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Sesko TNI, dan Lemhanas.
Marsetio juga menjadi dosen di berbagai perguruan tinggi, seperti Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Universitas Pertahanan Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjung Pinang, Universitas Hang Tuah Surabaya, dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
2. Laksamana TNI Yudo Margono
Marsetio dilantik oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan menjabat sejak 17 Desember 2012 sampai 31 Desember 2014. Pria kelahiran 3 Desember 1956 ini merupakan lulusan terbaik AAL Bumimoro, Surabaya pada 1981 dan menerima penghargaan Adhi Makayasa. Marsetio tercatat sebagai KSAL pertama yang memiliki Brevet Denjaka.
Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di angkatan laut, doktor lulusan Universitas Gajah Mada tersebut menjabat Wakil KSAL (Wakasal). Marsetio juga merupakan seorang doktor lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Tidak hanya menjalankan tugasnya di kedinasan, ia juga menjadi dosen di beberapa tempat. Sebut saja, Naval War Collage USA, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut, Sesko TNI, dan Lemhanas.
Marsetio juga menjadi dosen di berbagai perguruan tinggi, seperti Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Universitas Pertahanan Indonesia, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjung Pinang, Universitas Hang Tuah Surabaya, dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
2. Laksamana TNI Yudo Margono
Lihat Juga :