Pemerintah Tegaskan Siap Songsong Natal 2022 dan Tahun Baru 2023

Senin, 19 Desember 2022 - 17:09 WIB
loading...
Pemerintah Tegaskan...
Memko PMK Muhadjir Effendy menyatakan pemerintah siap menghadapi perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Foto: MPI/Binti Mufarida
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy menegaskan pemerintah siap menyongsong perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Pemerintah telah melakukan koordinasi beberapa kali untuk menyambut perayaan Nataru.

“Pada hari ini telah dilaksanakan rapat Kabinet terbatas khusus untuk membahas persiapan menyongsong Nataru tahun 2022-2023. Perlu saya sampaikan bahwa persiapan Nataru secara umum sudah siap. Dan pertemuan-pertemuan koordinasi sudah dilakukan 3 kali sebelum rapat Kabinet terbatas ini,” kata Muhadjir di Istana Negara, Senin (19/12/2022).

Baca juga: Kriminolog: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Aktor Intelektual Pembunuhan Brigadir J

Muhadjir mengatakan pertama rapat di tingkat Eselon 1 itu yang diprakarsai oleh Kemenko PMK pada tanggal 5 Desember 2022, kemudian rapat koordinasi yang memberikan titik tekan pada masalah transportasi dilakukan Kementerian Perhubungan pada tanggal 13 Desember 2022, kemudian yang terakhir yaitu rapat koordinasi yang lebih menekankan pada aspek ketertiban dan keamanan itu diselenggarakan di Mabes Polri oleh Kapolri tanggal 16 desember 2022.

“Kemudian tadi Bapak Presiden memberikan arahan beberapa poin sebelum kita paparkan beberapa masalahnya yaitu arahan dari bapak Presiden supaya kita memberikan perhatian yang khusus, hati-hati karena berdasarkan survei potensi yang akan melakukan mobilitas dari satu tempat ke tempat lain selama Nataru ini ada sekitar 44 juta orang lebih dan ini perlu disiapkan oleh seluruh sektor yang terkait,” kata Muhadjir.

Lebih lanjut, Muhadjir pun mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga memberikan arahan untuk meningkatkan tentang ketatalaksanaan lalu lintas. “Dan nanti Pak Kapolri akan bisa menjelaskan lebih lengkap,” katanya.



Kemudian yang kedua, lanjut Muhadjir, yaitu kesiapan dari supply dan dan pasokan dan ketersediaan dari bahan-bahan pangan, bahan-bahan pokok yang bukan selama Nataru. “Kemudian yang ketiga yaitu ketersediaan dan kelancaran pasokan bahan bakar minyak BBM.”

Terakhir, kata Muhadjir, yaitu masalah keamanan baik pengamanan di dalam kegiatan peribadatan. “Sehingga bisa menjamin kegiatan peribadatan yang dilakukan oleh umat Kristiani pada perayaan Natal itu berjalan dengan baik tertib aman dan betul-betul bisa hikmat sesuai dengan tujuan dan ibadah itu sendiri.”

“Kemudian juga keamanan dalam masalah perayaan Tahun Baru tahun 2023. Nanti bapak Kapolri akan bisa menjelaskan lebih tentu akan dijelaskan lebih jauh,” tandasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Muhadjir Effendy Penuhi...
Muhadjir Effendy Penuhi Panggilan KPK usai Minta Pemeriksaannya Ditunda
Ini Alasan KPK Ingin...
Ini Alasan KPK Ingin Periksa Muhadjir Effendy di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
KPK Jadwal Ulang Periksa...
KPK Jadwal Ulang Periksa Muhadjir Effendy Jadi Saksi Kasus Kuota Haji
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Muhadjir Tegaskan Perbedaan...
Muhadjir Tegaskan Perbedaan Lebaran Muhammadiyah Bukan Bentuk Tak Taat Pemerintah
Kakorlantas: Kendaraan...
Kakorlantas: Kendaraan Keluar Jakarta Naik 11% di Momen Nataru
Polemik PBI JK, Pramono...
Polemik PBI JK, Pramono Pastikan Layanan Kesehatan Warga Tetap Tercover
Garuda Indonesia Angkut...
Garuda Indonesia Angkut 1,5 Juta Penumpang Selama Nataru 2026
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Rekomendasi
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Bea Cukai Musnahkan...
Bea Cukai Musnahkan 44 Juta Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp32,9 Miliar
Berita Terkini
Selesai Diperiksa Kasus...
Selesai Diperiksa Kasus Kuota Haji, Eks Dirjen PHU Hilman Latief: Diminta Keterangan Saja
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Beda dengan Roy Suryo,...
Beda dengan Roy Suryo, Dokter Tifa Tidak Ajukan Gugatan Praperadilan
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved