Elektabilitas Perindo Capai 4,6%, Yusuf Lakaseng: Partai Sudah di Jalan yang Benar
Minggu, 18 Desember 2022 - 20:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Survei SMRC: Elektabilitas Partai Perindo Salip PPP, PAN, dan Nasdem
Dengan hasil survei yang positif ini, memberikan semangat tersendiri bagi semua kader Perindo. Dengan adanya hasil ini pula, Yusuf meminta agar tidak berpuas diri. "Target Perindo adalah bekerja keras dan cerdas agar Perindo jadi partai besar supaya bisa maksimal memperjuangkan kesejahteraan rakyat," ucapnya.
Sebelumnya, SMRC menyebut Partai Perindo berstatus sebagai partai nonparlemen namun, elektabilitasnya kini paling menonjol dan kompetitif dengan partai parlemen.
Hal itu disampakan Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani dalam temuan survei terbaru bertajuk 'Trend Elektabilitas Partai'.
"Partai nonparlemen yang elektabilitasnya cukup menonjol di survei Desember 2022 ini adalah Perindo, 4,6%, cenderung naik dibanding suara yang diperoleh pada Pemilu 2019, sebesar 2,7%. Sementara itu partai-partai nonparlemen lainnya masih belum terlihat kompetitif elektabilitas di bawah 1%," ujar Deni Irvani.
Dengan hasil survei yang positif ini, memberikan semangat tersendiri bagi semua kader Perindo. Dengan adanya hasil ini pula, Yusuf meminta agar tidak berpuas diri. "Target Perindo adalah bekerja keras dan cerdas agar Perindo jadi partai besar supaya bisa maksimal memperjuangkan kesejahteraan rakyat," ucapnya.
Sebelumnya, SMRC menyebut Partai Perindo berstatus sebagai partai nonparlemen namun, elektabilitasnya kini paling menonjol dan kompetitif dengan partai parlemen.
Hal itu disampakan Direktur Riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Deni Irvani dalam temuan survei terbaru bertajuk 'Trend Elektabilitas Partai'.
"Partai nonparlemen yang elektabilitasnya cukup menonjol di survei Desember 2022 ini adalah Perindo, 4,6%, cenderung naik dibanding suara yang diperoleh pada Pemilu 2019, sebesar 2,7%. Sementara itu partai-partai nonparlemen lainnya masih belum terlihat kompetitif elektabilitas di bawah 1%," ujar Deni Irvani.
(cip)
Lihat Juga :