Pengamat: Safari Politik Anies Baswedan Bukan Pelanggaran dan Curi Start Kampanye

Jum'at, 16 Desember 2022 - 22:41 WIB
loading...
Pengamat: Safari Politik...
Safari politik Bacapres Anies Baswedan ke sejumlah daerah bukan merupakan pelanggaran dan curi start kampanye. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Safari politik bakal calon presiden (Bacapres) Anies Baswedan ke sejumlah daerah bukan merupakan pelanggaran dan curi start kampanye. Hal itu lantaran jadwal kampanye Pemilu 2024 baru dimulai pada November 2023.

Dosen FISIP Universitas Al-Azhar Indonesia Zaenal A Budiyono mengatakan, pernyataan anggota Bawaslu yang menyebut kunjungan Anies ke daerah sebagai aksi curi start kampanye tidak tepat.

“Pertanyaannya, benarkah safari itu adalah aksi curi start kampanye? Tentu saja tidak, karena diksi “Kampanye” mengacu ke UU Pemilu dan Peraturan KPU di mana kegiatan resminya baru dimulai November 2023 mendatang,” katanya, Jumat (16/12/2022).

Baca juga: Bawaslu Sebut Kunjungan Anies Baswedan ke Aceh Tak Terbukti Kampanye Terselubung

Dengan kata lain, kegiatan apa pun yang dilakukan oleh Bacapres mana pun sebelum waktu tersebut tidak bisa dianggap mencuri start. ”Apanya yang dicuri, wong barangnya saja (jadwal kampanye) belum berjalan,” ujarnya.

Kalau Bawaslu menyimpulkan tindakan Anies curi start kampanye, kata Zaenal, lalu bagaimana dengan Bacapres lain yang kebetulan masih menduduki jabatan publik dan masih berada dalam sorotan kamera media. Bahkan melakukan aktivitas jabatannya dengan anggaran negara.

Baca juga: Bawaslu Tegaskan Belum Ada Aturan Soal Larangan Curi Start Kampanye

“Para Bacapres tersebut juga tidak melanggar aturan atau curi start, karena sedang menjalankan tugasnya. Begitu juga dengan Anies, selaku rakyat biasa setelah tak lagi menjadi gubernur dia bebas melakukan apa saja, sebagaimana yang dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia. Saya misalnya sebagai warga negara, bisa mengajar, main futsal, ikut seminar, menjadi pembicara, dan sebagainya.” paparnya.

Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC) ini menyebut, Anies sebagai warga negara juga memiliki ruang itu. Terkait dengan Anies digadang-gadang akan dicalonkan sebagai presiden oleh Nasdem, itu hal yang terpisah.

”Toh statusnya juga masih calon dari partai, belum tercatat sebagai calon resmi di KPU. Lalu apa yang mau diawasai oleh Bawaslu, pasalnya Anies sebagai calon resmi saja belum. Dideklarasikan saja belum,” ujarnya.

Zaenal menambahkan, sebagai negara demokrasi seharusnya mendorong masyarakat untuk terbiasa terlibat dengan berbagai kegiatan politik. Tidak hanya saat pemilu, tapi setiap saat. Pasalnya politik adalah ruang bagi semua elemen dalam masyarakat untuk bertukar pikiran dan gagasan.

Semakin masyarakat terlibat dalam politik tidak hanya jelang pemilu maka dengan sendirinya pendidikan politik rakyat akan meningkat. Pada akhirnya bila masyarakat cerdas secara politik maka akan meningkatkan imun politik kolektif.

”Dengan kata lain, biarkan masyarakat yang menilai, apakah safari Anies di berbagai daerah itu bermanfaat atau tidak. Bukan anggota Bawaslu yang menilai melalui parameter etika, itu out of context,” ucapnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
Komentari Situasi Terkini,...
Komentari Situasi Terkini, Anies Baswedan: Berikan Kepastian, Jangan Ketenangan Semu
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
Anies Dorong Mahasiswa...
Anies Dorong Mahasiswa Kuasai AI: Itu Asisten, Jangan Jadi Substitute
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
PLN EPI Dorong Zero...
PLN EPI Dorong Zero Waste lewat Pengelolaan Sampah Terpilah dan Daur Ulang
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved