Komisi VI DPR Kecewa Mendag Zulkifli Hasan Kembali Tunda Raker
Rabu, 14 Desember 2022 - 20:45 WIB
loading...
Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Sitorus. FOTO/DOK.DPR
A
A
A
JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Deddy Yevri Sitorus menyayangkan rapat kerja Komisinya dengan Kementerian Perdagangan ( Kemendag ) kembali tertunda pada Rabu (14/12/2022) hari ini. Padahal rapat paripurna penutupan masa sidang DPR dijadwalkan besok, sementara hingga kini belum ada kejelasan tentang penyerapan anggaran serta kesiapan barang jelang liburan Natal Tahun Baru (Nataru).
"Besok sudah penutupan masa sidang, tapi rapat terakhir ditunda tanpa kejelasan dari Kementerian Perdagangan," kata Deddy dalam keterangan pers, Rabu (14/12/2022).
Menurut Deddy, dua kali rapat dengan Kemendag yang sudah diagendakan dalam kurun waktu sebulan terakhir dibatalkan tanpa kejelasan. Seharusnya sebagai penutup tahun dan memasuki libur Nataru, Komisi VI melakukan Rapat Kerja untuk evaluasi penyerapan anggaran dan kesiapan komoditas pangan serta bahan penting lainnya.
Baca juga: Harga Daging Ayam di Ritel Modern Rp32.000 per Kg, Mendag Zulhas: Terlalu Murah
Deddy melihat masa ini adalah saat yang krusial. Komisi VI ingin memastikan anggaran terserap dan pemerintah telah bersiap dalam ketersediaan serta pengendalian harga barang pokok penting bagi rakyat.
"Besok sudah penutupan masa sidang, tapi rapat terakhir ditunda tanpa kejelasan dari Kementerian Perdagangan," kata Deddy dalam keterangan pers, Rabu (14/12/2022).
Menurut Deddy, dua kali rapat dengan Kemendag yang sudah diagendakan dalam kurun waktu sebulan terakhir dibatalkan tanpa kejelasan. Seharusnya sebagai penutup tahun dan memasuki libur Nataru, Komisi VI melakukan Rapat Kerja untuk evaluasi penyerapan anggaran dan kesiapan komoditas pangan serta bahan penting lainnya.
Baca juga: Harga Daging Ayam di Ritel Modern Rp32.000 per Kg, Mendag Zulhas: Terlalu Murah
Deddy melihat masa ini adalah saat yang krusial. Komisi VI ingin memastikan anggaran terserap dan pemerintah telah bersiap dalam ketersediaan serta pengendalian harga barang pokok penting bagi rakyat.
Lihat Juga :