TNI AU Beri Pelatihan Survival bagi Jurnalis di Medan Perang

Rabu, 14 Desember 2022 - 17:30 WIB
loading...
TNI AU Beri Pelatihan...
Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah kegiatan Outbound Media Dirgantara 2022 ini memberikan pelatihan bagi para jurnalis saat meliput di daerah konflik atau medan perang. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) menggelar Outbound Media Dirgantara 2022. Kegiatan yang diselenggarakan di Wing 1 Kopasgat, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur ini dalam rangka memberikan pelatihan bagi jurnalis bagaimana meliput di wilayah konflik atau medan perang.

Kegiatan yang diadakan Dinas Penerangan Angkatan Udara (Dispenau) selama dua hari mulai 14-15 Desember 2022 ini juga diajarkan bagaimana bertahan hidup atau survival. "Kita memberikan pengetahuan dan juga keterampilan pada saat rekan-rekan ditugaskan untuk meliput ke daerah konflik atau medan perang," ujar Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, Rabu (14/12/2022).

Dalam pelatihan tersebut, kata Indan, para jurnalis diberi pengetahuan mengenai situasi perang, pengenalan penggunaan senjata api. Termasuk pembekalan bagaimana bertahan hidup di tengah hutan.

Baca juga: Jujur dan Sederhana, Eks KSAU Ini Tak Mampu Lunasi Cicilan Rumah hingga Akhir Hayatnya

"Makanya hari ini kita berikan beberapa teori terkait dengan kemampuan survival, kemudian ada teori-teori bagaimana kita menempatkan diri apabila ada kontak senjata, posisi yang tepat itu di mana gitu," ucapnya.

Pada hari kedua, para jurnalis akan diajak untuk mempraktikan teori yang telah didapat. Adapun kegiatannya disimulasikan melakukan peliputan selayaknya berada di medan tempur. "Besok kita akan praktikan. Kita sudah minta bantuan dari Wing 1 Pasgat untuk berbagi ilmunya dan besok teman-teman akan diajak untuk bersama-sama bagaimana mempraktikannya," imbuh Indan.

Baca juga: Prabowo: Negosiasi Pembelian Pesawat Tempur F-15EX Buatan Amerika Masih Berlanjut

Bintara Operasi dan Latihan (Baopslat) Wing 1 Pasgat Serka Amin Nur Hidayat mengatakan, seorang jurnalis yang meliput di daerah konflik setidaknya harus melengkapi diri dengan helm, body armor, elbow and knee pad.

“Ada kesamaan antara penembak runduk atau sniper di medan konflik dan jurnalis yang sedang meliput. Sniper kerjanya senyap mematikan, tapi Anda senyap menghasilkan, menghasilkan informasi atau gambar untuk dipublikasikan," kata Serka Amin.

Dalam kegiatannya, puluhan jurnalis menyaksikan simulasi peragaan bagaimana posisi jurnalis ketika bersama tentara di lokasi pecahnya pertempuran. Kemudian, para jurnalis nantinya akan dikenalkan pada atribut wajib pewarta yang berupa rompi anti peluru, helm pelindung kepala bahkan hingga sepatu aman.

Kegiatan pada hari ini ditutup dengan pengenalan bertahan hidup di lokasi hutan belantara. Metode pengenalan jenis makanan yang dapat dikonsumsi, penentuan arah mata angin, hingga tips dan trik menguliti binatang seperti ular maupun kelinci.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tongkat Komando di Kopasgat...
Tongkat Komando di Kopasgat Berganti, Ada Kasiintel hingga Wadansatbravo 90 Pasgat
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
Menlu Sugiono Pastikan...
Menlu Sugiono Pastikan 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Segera Pulang ke Indonesia
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Jadi Senjata Canggih...
Jadi Senjata Canggih Baru Indonesia, Ini Kehebatan Rudal Meteor
Rekomendasi
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved