Usulan Megawati soal Nomor Urut Parpol Lama Diakomodir, PDIP: Tujuannya Efisiensi

Rabu, 14 Desember 2022 - 08:27 WIB
loading...
Usulan Megawati soal...
Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto mengatakan usulan Megawati agar nomor urut parpol yang sudah digunakan di pemilu tidak diundi tujuannya untuk efisiensi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nomor urut partai politik (parpol) Parlemen tetap sama dengan Pemilu 2019 tertuang dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu . Hanya parpol peserta baru yang nomor urutnya diundi.

Tekait kebijakan ini, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto mengakui bahwa kebijakan itu dibuat dengan mempertimbangkan usulan Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri karena usulan itu memang baik. Baca juga: Hary Tanoesoedibjo Akan Hadiri Pengundian Nomor Urut Partai Peserta Pemilu 2024

"Pasti kan ada ditimbang plus minusnya bukan soal like and dislikenya atau siapa yang jadi singer (pengusul), tapi song-nya (usulannya) itu juga harus dinikmati bener enggak ini," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta yang dikutip, Rabu (14/12/2022).

Bambang Pacul mengakui bahwa memang pengusul gagasan itu adalah Megawati karena nomor urut parpol yang sudah digunakan di pemilu sebelumnya digunakan kembali dan tujuannya baik karena parpol dapat menghemat.

"Singernya Ibu Ketua Umum (Megawati), songnya ya dilakukan adalah nomor urut sebaiknya yang sudah oke, oke saja. Kenapa? Karena Ibu Ketua Umum itu ibu-ibu kira-kira partai pengiritan tok? Kan eman-eman (sayang uangnya)," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Jangan Sepelekan Kolesterol...
Jangan Sepelekan Kolesterol Tinggi, Diam-diam Sebabkan Serangan Jantung
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Berita Terkini
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Prabowo dan Steinmeier...
Prabowo dan Steinmeier Bertemu di Istana Pagi Ini, Perkuat Bilateral IndonesiaJerman
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Mengapa Ekonomi Solid,...
Mengapa Ekonomi Solid, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved