Pencaplokan Wilayah Palestina Ditunda, Kemlu: Kita Tak Boleh Lengah

Jum'at, 10 Juli 2020 - 15:56 WIB
loading...
Pencaplokan Wilayah...
Pemerintah melalui Kemlu menegaskan, menolak rencana Israel menganeksasi wilayah Palestina. Indonesia ikut memberikan bantuan dana untuk pengungsi Palestina. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan, menolak rencana Israel menganeksasi wilayah Palestina. Indonesia ikut memberikan bantuan dana untuk penanganan pengungsi Palestina.

(Baca juga: Bella Hadid Mengaku Bangga Jadi Palestina, Instagram Hapus Postingnya)

Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian Alphyanto Ruddyard mengatakan, rencana aneksasi itu sementara ditunda. Kabarnya, hal tersebut dikarenakan adanya pandemi virus Corona (Covid-19).

"Kita boleh lengah. Ancaman aneksasi masih ada. Ini merupakan agenda dari janji politik Perdana Menteri Benyamin Netanyahu. Rencana ini turunan dari proposal Deal of century," kata Febrian dalam diskusi daring dengan tema 'Melawan Aneksasi Israel Atas Wilayah Palestina', Jumat (10/7/2020).

(Baca juga: Caplok Tepi Barat, Palestina Serukan Dunia Internasional Sanksi Israel)

Febrian menerangkan, ada enam isu utama dalam konflik Palestina-Israel, yakni perbatasan, pemukiman, pengungsi Palestina, sengketa Kota Yerusalem, keamanan Palestina-Israel, dan akses air bersih. Menurutnya, masalah perbatasan ini merupakan akar konflik di Tepi Barat.

"Terdapat perubahan signifikan setelah perang 1948-1967. Saya rasa ini diperparah dengan aneksasi nyata dan semakin menambah (wilayah) setelahnya. Rencana aneksasi ini akan memperburuk (situasi)," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Kemenhaj Serahkan Paket...
Kemenhaj Serahkan Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Rakyat Palestina
Prabowo Terima Menlu...
Prabowo Terima Menlu Turki di Hambalang, Bahas Palestina hingga Timur Tengah
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Prabowo-Macron Sepakat...
Prabowo-Macron Sepakat Dukung Solusi Dua Negara untuk Palestina
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Rekomendasi
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved