Pengamat Hankam dan Intelijen Minta Bupati Meranti Hati-hati Menyampaikan Pendapat

Senin, 12 Desember 2022 - 11:24 WIB
loading...
Pengamat Hankam dan...
Pengamat Hankam dan Intelijen Susaningtyas NH Kertopati meminta kepada Bupati Meranti M. Adil untuk berhati-hati dalam menyampaikan pendapatnya.
A A A
JAKARTA - Pernyataan Bupati Kepulauan Meranti M. Adil yang memprotes pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) minyak ke Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) Lucky Alfirman menuai polemik.

Pasalnya, ketika melayangkan protes ke anak buah Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani tersebut, dia berbicara soal angkat senjata dan pindah kewarganegaraan.

Pengamat Hankam dan Intelijen Susaningtyas NH Kertopati meminta kepada Bupati Meranti untuk berhati-hati dalam menyampaikan pendapatnya.

Baca juga: Kemenkeu Meradang Dikatai Iblis oleh Bupati Meranti, Stafsus Menkeu: Perbaiki Sinergi, Bukan Obral Caci Maki!

"Sebaiknya Bupati Meranti berhati-hati dalam menyampaikan pendapat. Apalagi sebagai tokoh panutan dan berpendidikan," ujar mantan anggota Komisi l DPR, Senin (12/12/2022).

Baca juga: Bupati Meranti Ancam Gabung Malaysia, Anggota DPR: Bisa Dianggap Makar

Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hankam dan Siber ini menyebut, mengkritik pemerintah pusat tidak jadi masalah asalkan berdasarkan data dan aturan.

"Sebaiknya berhati-hati jika masuk ranah kedaulatan RI. Ungkapan bahwa minta Meranti dikasihkan ke negara tetangga dan mau angkat senjata itu dikhawatirkan bisa masuk dalam ranah makar," katanya.

Perempuan yang akrab disapa Nuning ini menambahkan, jika Kemenkeu dapat mengambil langkah hukum karena pernyataan tersebut masuk dalam ranah penghinaan.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Mahfud MD Sebut Pernyataan...
Mahfud MD Sebut Pernyataan Saiful Mujani Bukan Tindakan Makar
Todung Mulya Lubis Jadi...
Todung Mulya Lubis Jadi Kuasa Hukum Saiful Mujani di Kasus Dugaan Makar
Dilaporkan ke Polisi...
Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Makar, Saiful Mujani: Hak Warga untuk Melapor
Pakar Hukum Minta Bareskrim...
Pakar Hukum Minta Bareskrim Selidiki Pernyataan Saiful Mujani Apakah Ada Unsur Makar
Respons Pontjo Sutowo...
Respons Pontjo Sutowo Soal Saiful Mujani Dituduh Makar
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
ISEI Riau Prakarsai...
ISEI Riau Prakarsai Reformulasi DBH Sawit dan Evaluasi Peran BPDP
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Deretan Fakta Menarik...
Deretan Fakta Menarik Usai Belanda Hajar Swedia 5-1
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved