Nabil Haroen Kembali Pimpin Pagar Nusa, Siapkan Strategi Diplomasi Pencak Silat

Rabu, 07 Desember 2022 - 13:18 WIB
loading...
Nabil Haroen Kembali...
Muchamad Nabil Haroen terpilih menjadi Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa untuk masa khidmah 2022-2027. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Muchamad Nabil Haroen terpilih menjadi Ketua Umum Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa untuk masa khidmah 2022-2027. Nabil Haroen terpilih dalam Kongres IV Pagar Nusa yang diselenggarakan di Padepokan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu, (7/12/2022).

Gus Nabil, sapaan akrabnya, ditetapkan setelah unggul dalam pemungutan suara pada tahap pencalonan. Dari total 273 suara sah peserta kongres, ia mendapat 190 suara dan Sholahul Aam Notobuwono atau Gus Aam mendapat 84 suara.

Pemimpin sidang pleno menetapkan Gus Nabil secara resmi sebagai Ketua Umum organisasi para pendekar ini. "Sesuai dengan tatib, kita tetapkan Gus Nabil sebagai ketua umum Pagar Nusa 2022-2027," ungkap pimpinan sidang pleno Ketua PBNU KH Umarsyah dan Wakil Sekjen Lukman Khakim.

Baca juga: PBNU Dorong Kongres Pagar Nusa Hasilkan Gagasan Strategis

Sejauh ini, Gus Nabil Haroen dan Pimpinan Pusat Pagar Nusa telah berhasil melakukan transformasi organisasi dengan penguatan sistem kaderisasi, e-KTA, pelatihan pelatih, Kejuaraan Nasional dan beberapa program strategis. Selain itu, Pimpinan Pusat Pagar Nusa juga berkomitmen untuk menguatkan diplomasi Pencak Silat.

Baca juga: Nabil Haroen: Pagar Nusa Ujung Tombak Jaga Perbatasan NKRI

"Kami sudah berkomunikasi dengan para duta besar lintas negara, atase pertahanan, diplomat, serta beberapa organisasi beladiri internasional. Kita siapkan dan perkuat diplomasi Pencak Silat. Kita jadikan pencak silat sebagai sarana komunikasi perdamaiaan dan kebudayaan dengan warga lintas negara. Insya Allah kita akan kembangkan Pagar Nusa hingga 20 negara dalam beberapa tahun ke depan," terangnya.

Gus Nabil menyampaikan pentingnya Kongres Pagar Nusa berlangsung teduh dan tidak gaduh. "Saya berterima kasih kepada seluruh pendekar dan kader Pagar Nusa. Kita semuanya saudara, kita sudah membuktikan bahwa Kongres Pagar Nusa ini teduh. Meskipun beradu argumen secara sengit, hati dan pikiran kita tetap jernih. Alhamdulillah," ungkapnya.

Nabil Haroen juga mengingatkan bahwa para pendekar harus menjaga marwah organisasi. Ia menegaskan Pagar Nusa yang didirikan para kiai wajib dijaga, dengan kesantunan dan persaudaraan.

"Pagar Nusa menjaga marwah organisasi Nahdlatul Ulama, kita menjaga bersama idealisme para pendekar, para kader. Kita khidmah dengan kiai, berjuang untuk NU dengan energi keikhlasan. Alhamdulillah, mayoritas para pendekar dan kader menggunakan hati nurani, siap berjuang bersama-sama untuk menguatkan Pagar Nusa dengan program-program strategis ke depan," ungkap anggota Komisi IX DPR RI ini.

Gus Nabil juga mengapresiasi para peserta kongres yang kritis dalam sidang. "Teman-teman yang tadi menyampaikan kritik, menyampaikan saran, mereka adalah orang-orang hebat. Mereka adalah orang-orang yang juga ingin membangun Pagar Nusa dengan caranya," ucapnya, disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Formatur yang berhasil ditetapkan untuk merancang kepengurusan Pagar Nusa adalah: Sumatera Selatan, Banten, Kalimantan Timur, Papua dan Bali. Meski begitu, Gus Nabil mengaku formatur hanyalah formalitas. Ia akan berkonsultasi kepada pengurus tingkat provinsi. "Saya akan mengakomodir seluruh wilayah," katanya.

Gus Nabil juga menyampaikan pentingnya silaturahmi dan merawat kader. Pimpinan Pusat Pagar Nusa selama lima tahun terakhir telah bersilaturahmi lebih dari 500 lokasi di seluruh Indonesia dan beberapa pengurus cabang Istimewa lintas negara.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
34 Tahun Mengabdi, Prabowo...
34 Tahun Mengabdi, Prabowo Izin Undur Diri dari Pencak Silat
Kapolri dan Panglima...
Kapolri dan Panglima TNI Hadiri Munas Ikatan Pencak Silat Indonesia di JCC
Pernyataan Bersama Pimpinan...
Pernyataan Bersama Pimpinan Badan Otonomi NU terkait Persoalan di PBNU
Profil Eddie Marzuki...
Profil Eddie Marzuki Nalapraya, Jenderal TNI Berjuluk Bapak Pencak Silat yang Pernah Jabat Wagub Jakarta
NU Gallery Gelar IPE...
NU Gallery Gelar IPE 2025, Diplomasi Budaya Indonesia-Rusia Kian Erat
Menteri Kebudayaan Dorong...
Menteri Kebudayaan Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Terpilih...
Menlu Sugiono Terpilih sebagai Ketum PB IPSI, Menpora Erick Thohir Siap Kawal Pencak Silat Mendunia
Menlu Sugiono Jadi Ketum...
Menlu Sugiono Jadi Ketum PB Pencak Silat 2026-2030 Gantikan Prabowo 
Rekomendasi
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap yang Menjerat Bupati dan Sekda Kuansing
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
KPK Tahan Bupati Kuansing...
KPK Tahan Bupati Kuansing dan Dua Orang Lainnya terkait Suap Pengisian Jabatan
Presiden Belarus Lukashenko...
Presiden Belarus Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Rustini Muhaimin Dorong...
Rustini Muhaimin Dorong Kemandirian Santri Lewat Pelatihan Menjahit
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved