BSSN Tekankan Peran Orang Tua dalam Cegah Perundungan Siber
Rabu, 07 Desember 2022 - 00:29 WIB
loading...
Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ariandi Putra. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Badan Siber dan Sandi Negara ( BSSN ) menekankan peran orang tua dalam mencegah perundungan siber pada anak masing-masing. Sangat memilukan melihat anak mengalami rasa sakit fisik dan emosional dari bullying secara langsung atau cyberbullying (perundungan dunia maya).
Beberapa orang tua terkadang tidak tahu bagaimana cara melindungi anak-anak mereka dari bullying dan kekerasan lainnya. “Bahkan, beberapa orang tua mungkin tidak tahu apakah anak-anak mereka adalah korban, saksi, atau bahkan pelaku dari perbuatan berbahaya ini,” kata Juru Bicara BSSN Ariandi Putra, Selasa (6/12/2022).
Bullying dapat menimbulkan dampak yang berbahaya dan jangka panjang bagi anak-anak. Selain efek fisik dari bullying, anak-anak dapat mengalami masalah kesehatan mental dan emosional, termasuk depresi dan kecemasan yang dapat menyebabkan penyalahgunaan narkoba dan penurunan prestasi di sekolah.
Baca juga: Marak Cyber Bullying, Polda Metro Pelototi Media Sosial
“Cyberbullying dapat menjangkau korban di mana saja, kapan saja. Hal ini dapat menyebabkan bahaya besar. Karena dapat meninggalkan jejak permanen secara online untuk semua yang terlibat di dalamnya,” kata Ariandi.
Beberapa orang tua terkadang tidak tahu bagaimana cara melindungi anak-anak mereka dari bullying dan kekerasan lainnya. “Bahkan, beberapa orang tua mungkin tidak tahu apakah anak-anak mereka adalah korban, saksi, atau bahkan pelaku dari perbuatan berbahaya ini,” kata Juru Bicara BSSN Ariandi Putra, Selasa (6/12/2022).
Bullying dapat menimbulkan dampak yang berbahaya dan jangka panjang bagi anak-anak. Selain efek fisik dari bullying, anak-anak dapat mengalami masalah kesehatan mental dan emosional, termasuk depresi dan kecemasan yang dapat menyebabkan penyalahgunaan narkoba dan penurunan prestasi di sekolah.
Baca juga: Marak Cyber Bullying, Polda Metro Pelototi Media Sosial
“Cyberbullying dapat menjangkau korban di mana saja, kapan saja. Hal ini dapat menyebabkan bahaya besar. Karena dapat meninggalkan jejak permanen secara online untuk semua yang terlibat di dalamnya,” kata Ariandi.
Lihat Juga :