Debat Panas Pengesahan RKUHP, Anggota Fraksi PKS: Jangan Jadi Diktator di Sini

Selasa, 06 Desember 2022 - 11:40 WIB
loading...
Debat Panas Pengesahan...
Anggota Fraksi PKS Iskan Wolba Lubis dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad terlibat debat panas dalam rapat paripurna pengesahan RKUHP, Selasa (6/12/2022) pagi ini. FOTO/MPI/RIANA RIZKIA
A A A
JAKARTA - Perdebatan terjadi dalam pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP ) dalam Rapat Paripurna DPR, Selasa (6/12/2022) pagi ini. Perdebatan melibatkan Anggota Fraksi PKS Iskan Wolba Lubis dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Setelah Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto membacakan laporan Komisi III DPR, Dasco selaku pimpinan sidang menegaskan, RUU KUHP telah disepakati oleh 9 Fraksi, termasuk PKS. Namun, PKS memberikan catatan dan ia memberikan kesempatan kepada Fraksi PKS untuk menyampaikan catatannya.

"Hasil laporan dan pemantauan kami, seluruh fraksi di Komisi III DPR telah menyetujui pembahasan di tingkat I. Namun ada beberapa catatan dari Fraksi PKS, namun saya berikan kesempatan satu kali untuk menyampaikan dalam rapat paripurna sebelum saya meminta persetujuan dari fraksi-fraksi. Hanya catatan," kata Dasco di Ruang Rapat Paripurna DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: RKUHP Disahkan di Tengah Perdebatan

Saat diberikan waktu, Iskan Qolba Lubis bukan hanya menyampaikan catatan fraksi, tapi juga mengatakan ingin menggugat RUU ini secara personal ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mendengar itu, Dasco langsung menghentikan Iskan. Namun Iskan tidak terima.

"Baik, kalau begitu catatan sudah kami terima," ujar Dasco.

"Enggak, ini," keluh Iskan.

Dasco mengaskan Fraksi PKS sudah sepakat dengan catatan. Namun Iskan meminta 3 menit haknya untuk berbicara.

Dasco kemudian menyatakan bahawa catatannya sudah diterima, apalagi RKUHP sudah disepakati oleh Fraksi PKS dalam pengesahan tingkat I.Iskan teta bersikukuh untuk melanjutkan interupsinya sebagai haknya.

"Ini hak saya untuk bicara, jangan jadi diktator di sini," tegas Iskan.

Baca juga: Rapat Paripurna Hari Ini, DPR Akan Sahkan RKUHP

Dasco menanggapi Iskan mencoba mencabut sikap yang sudah disampaikan Fraksi PKS untuk menyetujui RKUHP.

Lalu, Iskan menegaskan bahwa ia akan menggugat RUU KUHP ke MK. "Kasih saya untuk ngomong, saya minta 3 menit aja. Jangan Pak Sufmi jadi diktator," tukasnya.

Dasco yang Ketua Harian DPP Gerindra ini kembali menegaskan PKS sudah memberikan catatan atas nama fraksi. Namun Iskan masih tetap tidak terima, menuding Dasco diktator dan mengancam akan keluar ruangan.

"Jangan Pak Sufmi jadi diktator di sini, saya hanya minta 3 menit. Saya hanya minya waktu, kalau hari ini saya tidak dikasih waktu saya keluar dari sini," ancam Iskan.

Kemudian, Dasco mempersilakan Iskan untuk keluar. Dan Iskan mengatakan bahwa ia wakil rakyat. "Saya wakil rakyat," gerutu Iskan.

Dasco pun melanjutkan menanyakan persetujuan anggota dan fraksi terhadap pengesahan RKUHP. "Selanjutnya saya tanyakan kepada fraksi, apakah RUU tentang KUHP dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?" tanya Dasco yang dijawab setuju dan disambut ketukan palu.

Masih tidak terima, Iskan masih mengatai Dasco sebagai diktator dan menunjukkan tingkah Dasco ke wartawan. "Kamu jangan jadi diktator ya.. ya lihatlah wartawan, begitulah DPR sekarang," kata Iskan.

Dengan tenang, Dasco mengatakan, sudah diketahui bersama bahwa semua fraksi sepakat memyetujui RKUHP ini, dan PKS menyetujui dengan catatan. Ia pun sudah memberikan kesempatan PKS menyampaikan catatannya.

"Kita sudah tahu bahwa semua ftaksi Sepakat dan Fraksi PKS sepakat dengab catatan. Saya sudah memberikan kesempatan pada Fraksi PKS untik memberikan catatan pada paripurna. Fraksi PKS malah mau mencabut dan mengingkari apa yang sudah disampaikan," ungkap Dasco.

Iskan mengatakan Dasco tidak demokratis dan mendoakan agar mendapatkan hidayah. "Itu enggak demokrasi, 3 menit aja. Semoga kamu mendapat hidayah dari Tuhan," ucapnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rekomendasi
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved