Asrama Mahasiswa Nusantara Jadi Salah Satu Strategi Pemerintah Tingkatkan SDM

Sabtu, 03 Desember 2022 - 07:26 WIB
loading...
Asrama Mahasiswa Nusantara...
Presiden Jokowi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat peresmian Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Asrama Mahasiswa Nusantara ( AMN ) di Surabaya, Jawa Timur telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) pada Selasa, 29 November 2022. AMN merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM).

Staf Khusus Presiden Bidang Pendidikan, Inovasi, dan Pembangunan Daerah Terluar Billy Mambrasar mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi sangat fokus pada pendidikan dan pengembangan SDM pada periode kedua pemerintahannya. Keseriusan Jokowi itu bisa dilihat dari alokasi terbesar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yaitu sektor pendidikan, sebesar 20 persen atau Rp630 Triliun.

"Arahan pendidikan dan pengembangan SDM itu di dalamnya termasuk pengembangan pendidikan tinggi," kata Billy Mambrasar dihubungi, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Asrama Mahasiswa Nusantara Diyakini Bisa sebagai Tempat Kaderisasi Pemimpin Masa Depan

Dia melanjutkan, berbagai strategi dikeluarkan pemerintah dalam rangka akseptabilitas pendidikan tersebut. "Dan salah satunya adalah instruksi Presiden melalui kemitraan bersama dengan BIN, Kemendikbudristek dan juga Kementerian Pertahanan, di mana anak-anak di daerah-daerah terjauh terluar diseleksi putra putri terbaik bangsa untuk disekolahkan dengan pola pendidikan berbasis Asrama di kota-kota studi terbesar di Indonesia," jelasnya.

Billy menuturkan, 40 persen mahasiswa tersebut merupakan anak-anak Papua, dan 60 persen dari provinsi lain. Para mahasiswa itu belajar dalam satu atap sekitar 4-5 tahun. Adapun salah tujuan pembangunan AMN itu untuk meningkatkan kedisiplinan. "Kedua, mereka bisa belajar di kampus-kampus terbaik dengan beasiswa," ujarnya.

Sedangkan tujuan lainnya adalah melatih rasa kebangsaan. "Seperti kita lihat pidato Presiden, beliau mengatakan saling kenal anak-anak ini akan saling kenal, yang dari Sumatera, yang dari Jawa, dari Kalimantan, dari Sulawesi, dari Papua, dari Aceh, rasa saling mengenal itu akan membangun rasa kebangsaan dan rasa bernegaranya," ungkapnya.

Lebih lanjut Billy mengatakan, Asrama Mahasiswa Nusantara bisa memunculkan rasa kebersamaan karena dalam kurun waktu 4-5 tahun bersama. Pasalnya, kebiasaan masing-masing mahasiswa di daerah asal akan dibawa dan diperkenalkan.

"Sehingga mereka saling belajar, saling menyesuaikan, dan ketika nanti mereka sudah selesai pendidikan, mereka berkarya, mereka ditempatkan di provinsi lain, daerah lain di Indonesia, mereka sudah tidak lagi kaku, tapi sudah terbiasa dan lebih luwes. Dan rasa nasionalismenya, rasa keberagamannya, rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap negara itu akan muncul secara organik karena keberagaman," ujarnya.

Dia mengungkapkan pembangunan Asrama Mahasiswa Nusantara di sejumlah daerah lain akan dimulai pada 2023. "Pelepasan lahan, penyiapan telah dilakukan oleh kepala daerah dan Dirjen Cipta Karya PUPR atas instruksi dari Presiden tentunya akan masuk dan mulai membangun," ucapnya.

Billy berterima kasih kepada semua kementerian dan lembaga negara yang terlibat berkolaborasi dalam menyokong visi Presiden Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Emas di 2045. "Dengan program Asrama Mahasiswa Nusantara yang mendidik dan menyiapkan generasi muda Indonesia di pendidikan tinggi untuk boleh menyiapkan dirinya saling mengenal satu sama lain, untuk ke depannya saling berkolaborasi bersinergi dalam membangun Indonesia," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Hadirkan Program Sosial,...
Hadirkan Program Sosial, TBIG Raih Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Nasional
Kongres I Iterati 2026...
Kongres I Iterati 2026 Tekankan Pentingnya Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi
Pimpin PBMA 2026-2031,...
Pimpin PBMA 2026-2031, KH Jazuli Juwaini Komitmen Cetak Generasi Unggul
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
Pekerja Asing di Tangerang...
Pekerja Asing di Tangerang Meningkat, Wakil Wali Kota: Harus Bermanfaat bagi SDM Lokal
Usai Relaunching AMANAH,...
Usai Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
Kapten Mehdi Taremi:...
Kapten Mehdi Taremi: FIFA Tak Adil, Iran Sendirian dan Tidak Ada yang Membantu Kami
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Salah Satu Negara NATO...
Salah Satu Negara NATO Sebut AS Sudah Menjadi Pelayan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved