Pelayat Berdatangan, Karangan Bunga Banjiri Rumah Duka Ferry Mursyidan Baldan

Jum'at, 02 Desember 2022 - 18:16 WIB
loading...
Pelayat Berdatangan, Karangan Bunga Banjiri Rumah Duka Ferry Mursyidan Baldan
Karangan bunga dukacita membanjiri rumah almarhum Ferry Mursyidan Baldan di Jalan Anggrek Cendrawasih IX No.24, Slipi, Jakarta. Foto/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ferry Mursyidan Baldan meninggal dunia, Jumat (2/12/2022). Pelayat berdatangan, karangan bunga dukacita banjiri rumah duka.

Pantauan MNC Portal Indonesia, beberapa pejabat datang untuk bertakziah ke rumah duka di Jalan Anggrek Cendrawasih IX No.24, Slipi, Jakarta Barat. Terpantau Juru Bicara Kementerian Pertahanan (Kemhan) Dahnil Anzar Simanjuntak juga datang untuk bertakziah. Pada kesempatannya, Dahnil juga sempat berbagai kesan tentang tokoh almarhum.

"Wafatnya Bang Ferry adalah kehilangan bagi dunia politik Indonesia, beliau punya komitmen yang tinggi terhadap dialog antara kelompok," kata Dahnil, Jumat (2/12/2022).

Karangan bunga pun mulai berdatangan kerumah almarhum sebagai bentuk belasungkawa. Terpantau ada dari anggota DPR RI, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, dan lainnya

Baca juga: Ferry Mursyidan Baldan Meninggal Dunia dalam Mobil, Ini Penjelasan Pihak Keluarga

Tampak pula mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria hingga Menteri Invetasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Meninggalnya Ferry diketahui oleh ketua RT tempat almarhum bertempat tinggal. Tofan, ketua RT setempat mendapatkan kabar dari pihak Hotel Bidakara bahwa Ferry ditemukan tidak bernyawa di dalam mobil.

"Siangnya setelah Sholat Jumat saya mendapat telepon dari Bidakara bahwa almarhum meninggal di dalam mobil. Dikuburnya besok, keluarga masih menunggu saudara. Ada yang dari Yogyakarta, Bandung, dan lainnya," pungkas Tofan.



Sementara, adik ipar Ferry, Syahrial Nasution mengatakan, jenazah Ferry akan dimakamkan malam ini.
(zik)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3088 seconds (10.55#12.26)