Ridwan Kamil, AHY, dan Sandi Masuk 3 Besar Cawapres Versi Indikator
Kamis, 01 Desember 2022 - 16:14 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Uno, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk tiga besar cawapres dengan elektabilitas tertinggi. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil , Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ), dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno masuk tiga besar calon wakil presiden (cawapres) dengan elektabilitas tertinggi. Hal ini terpotret dari survei terbaru Indikator Politik Indonesia bertema Pacuan Kuda Elektabilitas Bakal Capres dan Peta Kekuatan Elektoral Partai Pasca-Deklarasi.
Dari simulasi semi terbuka 18 nama, Ridwan Kamil, AHY, dan Sandiaga menempati urutan 3 besar cawapres. Sementara posisi keempat ditempati Erick Thohir dan kelima Khofifah Indar Parawansa.
"Jadi 18 nama semi terbuka ada 5 nama yang elektabilitasnya relatif lebih tinggi dibanding cawapres lainnya. Pertama Ridwan Kamil dipilih 19,7%, kemudian AHY 16,3%, Sandiaga Uno 12,8%, Erick Thohir itu 9,6%. Khofifah 5,3%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Kamis (1/12/2022).
Burhan menyoroti nama Erick Thohir sebagai salah satu figur cawapres yang diinginkan publik. Padahal Erick Thohir bukan orang partai dan bukan kepala daerah, melainkan menteri.
Dari simulasi semi terbuka 18 nama, Ridwan Kamil, AHY, dan Sandiaga menempati urutan 3 besar cawapres. Sementara posisi keempat ditempati Erick Thohir dan kelima Khofifah Indar Parawansa.
"Jadi 18 nama semi terbuka ada 5 nama yang elektabilitasnya relatif lebih tinggi dibanding cawapres lainnya. Pertama Ridwan Kamil dipilih 19,7%, kemudian AHY 16,3%, Sandiaga Uno 12,8%, Erick Thohir itu 9,6%. Khofifah 5,3%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring, Kamis (1/12/2022).
Burhan menyoroti nama Erick Thohir sebagai salah satu figur cawapres yang diinginkan publik. Padahal Erick Thohir bukan orang partai dan bukan kepala daerah, melainkan menteri.
Lihat Juga :