Kurang dari Seminggu Realisasi Penyaluran BLT BBM, PKH, BPNT Lebih dari 60%

Rabu, 30 November 2022 - 15:49 WIB
loading...
Kurang dari Seminggu...
Foto: Doc. PT Pos Indonesia (Persero)
A A A
PT Pos Indonesia (Persero) menyalurkan BLT BBM tahap 2, PKH, dan BPNT (bansos sembako) mulai November 2022. Berjalan kurang dari seminggu, total realisasi penyaluran ketiga bantuan tersebut mencapai lebih dari 60 persen.

"Penyaluran BLT BBM tahap 2 tersalurkan sebesar 66,31 persen, PKH 67,24 persen, dan BPNT 66,72 persen per Senin, 28 November 2022, pukul 12.40 WIB," kata Executive Vice President Regional 1 PT Pos Indonesia, Dino Ariyadi, saat dihubungi Senin, 28 November 2022.

Capaian tersebut meliputi wilayah Regional 1 yaitu Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatra Selatan dan Bangka Belitung.

Percepatan penyaluran berjalan relatif lancar tanpa kendala berarti. Sebab, PT Pos Indonesia sebelumnya telah berpengalaman menyalurkan sejumlah bantuan. "Penyaluran relatif lancar," kata Dino.

Realisasi pencapaian serupa juga ditorehkan Regional 5 yang meliputi Provinsi Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

"Kami sudah menyalurkan total BLT BBM tahap 2, PKH, dan PBNT 57,8 persen. Tersisa 1,9 juta penerima dari total alokasi 2,6 juta," kata EVP Regional 5 Jatim Bali Nusra PT Pos Indonesia, Kiagus Muhammad Amran.

Untuk percepatan penyaluran BLT BBM, PT Pos Indonesia menerapkan tiga metode, yaitu disalurkan melalui Kantorpos, komunitas, dan diantarkan langsung ke rumah keluarga penerima manfaat (KPM) yang berusia lansia atau sedang sakit.

PT Pos Indonesia memiliki keunggulan karena Kantorpos tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Penyaluran BLT BBM tahap 2 diberikan kepada 20,65 juta KPM periode November-Desember sebesar Rp300 ribu.

Bantuan PKH untuk triwulan IV diberikan kepada 10 juta KPM. Besaran nominal bantuan beragam mulai Rp200 ribu hingga Rp3 jutaan bergantung hak penerima. Dan BPNT (bansos sembako) disalurkan kepada 18,8 juta KPM untuk triwulan IV sebesar Rp200 ribu.

Penyaluran mencakup seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Karena medan yang penuh tantangan, penyaluran di daerah 3T dilakukan pada awal masa penyaluran. Petugas Pos pun berkoordinasi dengan pemerintah daerah, sehingga saat tiba jadwal penyaluran bisa terlaksana dengan baik. Untuk efisiensi dan mempercepat penyaluran, di daerah 3T biasanya menggunakan metode komunitas.

“Strategi kami menyiapkan sejak awal. Mulai dari jadwal penyaluran hingga ke daerah 3T dan menyiapkan tenaga juru bayar. Belajar dari pengalaman sebelumnya dan dengan keterbatasan waktu, kami menyiapkan tim tertentu. Ada daerah 3T yang memerlukan lebih dari satu moda transportasi, naik perahu/kapal laut, transportasi darat,” ucap Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero) Haris.

Haris optimistis penyaluran tiga bantuan tersebut akan selesai tepat waktu dan tepat sasaran.

“Penyaluran BLT BBM merupakan kegiatan rutin bagi Pos Indonesia, sehingga secara persiapan insyaAllah kita sudah siap. Harusnya kita menyalurkan mulai 20 November, namun secara resmi penyaluran baru dimulai pada Senin/Selasa (21/22 November) menunggu data penerima,” ujarnya.

PT Pos Indonesia berharap bantuan segera tersalurkan agar bisa dimanfaatkan oleh penerima. Sebab, BLT BBM, PKH, dan BPNT berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan konsumsi masyarakat.

“Menurut saya bantuan ini sudah tepat sasaran. Bantuan disalurkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia, masyarakat penerima bisa menggunakan uang sesuai kebutuhannya. Kita juga berharap penerima memanfaatkan sesuai peruntukan. Kita harapkan masyarakat terbantu, ekonomi bergerak dan bisa tumbuh,” kata Haris.
(atk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tinjau Penyaluran BLTS...
Tinjau Penyaluran BLTS Kesra Hari Terakhir, Mensos: Kami Ingin Pastikan Tuntas
Kemensos Gandeng PT...
Kemensos Gandeng PT Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT Kesra 2025
PT Pos Sebut Realisasi...
PT Pos Sebut Realisasi BLT Capai 90%, Tambahan 3,2 Juta KPM Cair Hari Ini
Batas Akhir Pencairan...
Batas Akhir Pencairan BLT Kesra 31 Desember, Kemensos Imbau Penerima Segera Ambil Dana
Penyaluran Dana Otsus...
Penyaluran Dana Otsus Diusulkan lewat BLT ke Rakyat Papua
Penerima Bansos Mundur...
Penerima Bansos Mundur karena Rumah Ditempeli Stiker Keluarga Miskin, Mensos Buka Suara
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Lepas Jabatan Direktur...
Lepas Jabatan Direktur Transjakarta, Daud Joseph Didapuk jadi Dirut PT Pos Indonesia
Melalui PosIND Pemerintah...
Melalui PosIND Pemerintah Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Alam di Pidie Jaya
Rekomendasi
Asal-usul Puasa Asyura...
Asal-usul Puasa Asyura dan Tasua, Benarkah Berasal dari Tradisi Yahudi?
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved