Cegah Kejahatan di Dunia Maya, Orang Tua Harus Pantau Medsos Anak
Kamis, 09 Juli 2020 - 15:32 WIB
loading...
A
A
A
"Di sinilah peran penting orang tua. Harus bisa menjadi teman yang membantu anak menjadi penjelajah dunia maya yang cerdas dan percaya diri dalam memanfaatkan internet sebaik-baiknya," imbuh Gista.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Konten Kreator, Yosi Mokalu, menekankan perlunya mengatur informasi layak anak. Alangkah baiknya jika orangtua juga melakukan pendekatan dengan lingkungan atau dunia media sosial anak. Selain itu, perlu dibangun rasa tanggung jawab akan informasi layak anak dari keluarga.
"Rasa tanggung jawab itu harus dibangun bersama orangtua dan anak agar dapat memunculkan reaksi yang tepat saat anak mengalami hambatan atau kejahatan di media sosial. Inilah yang menjadi kunci utama agar anak dapat mengakses informasi layak anak dengan tetap di bawah pengawasan dan pendampingan orang tua," tukas Yosi.
Ia menilai, menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian pada anak dalam mengakses internet dan medsos akan menjadikan anak lebih peka terhadap segala bentuk kejahatan di media sosial. Hal itu diyakini akan menghindarkan anak dari potensi korban kejahatan.
Sementara itu, Ketua Umum Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi dan Konten Kreator, Yosi Mokalu, menekankan perlunya mengatur informasi layak anak. Alangkah baiknya jika orangtua juga melakukan pendekatan dengan lingkungan atau dunia media sosial anak. Selain itu, perlu dibangun rasa tanggung jawab akan informasi layak anak dari keluarga.
"Rasa tanggung jawab itu harus dibangun bersama orangtua dan anak agar dapat memunculkan reaksi yang tepat saat anak mengalami hambatan atau kejahatan di media sosial. Inilah yang menjadi kunci utama agar anak dapat mengakses informasi layak anak dengan tetap di bawah pengawasan dan pendampingan orang tua," tukas Yosi.
Ia menilai, menanamkan rasa tanggung jawab dan kepedulian pada anak dalam mengakses internet dan medsos akan menjadikan anak lebih peka terhadap segala bentuk kejahatan di media sosial. Hal itu diyakini akan menghindarkan anak dari potensi korban kejahatan.
(maf)
Lihat Juga :