Minta Izin Tempur ke Jokowi, Benny Rhamdani Diminta Fokus pada Tugas Kepala BP2MI

Selasa, 29 November 2022 - 15:48 WIB
loading...
Minta Izin Tempur ke...
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani diminta fokus pada tugas yang diemban saat ini. Jutaan tenaga kerja Indonesia butuh pelindungan agar tidak mendapat masalah di luar negeri.

Hal ini disampaikan Ketua Bidang Migran DPP Partai NasDem, Yulisa Baramuli menanggapi Benny Rhamdani yang viral di media sosial setelah gelaran Nusantara Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada akhir pekan lalu. Benny menyampaikan masukan kepada Presiden Jokowi terkait bagaimana menghadapi pengkritik.

Dalam potongan video yang viral di media sosial, Benny memberikan dua opsi untuk menghadapi para pengkritik. Pertama, mengizinkan relawan 'tempur' di lapangan dan kedua dengan memperkuat penegakan hukum bagi yang mengkritik pemerintah.

"Benny sebaiknya fokus pada tupoksi sebagai Kepala BP2MI, bukan malah menjadi relawan dan memberikan masukan yang dapat merusak demokrasi Indonesia," kata Yulisa dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, saat ini ada 3 juta lebih pekerja migran Indonesia di berbagai negara. Seharusnya Benny fokus mengurusi mereka. Selain warga negara Indonesia, mereka juga pahlawan devisa bagi negara.

"Video viral tersebut juga memperlihatkan bahwa Benny lebih sibuk mengurusi politik daripada pekerjaan utama, bahkan mengatakan siap menyerang balik pengkritik Jokowi," kata Yulisa.

Minta Izin Tempur ke Jokowi, Benny Rhamdani Diminta Fokus pada Tugas Kepala BP2MI

Ketua Bidang Migran DPP Partai NasDem, Yulisa Baramuli. FOTO/IST

Ia menjelaskan, kritik merupakan hal lumrah dan bagian dari demokrasi. Tujuannya agar pemerintah bisa bekerja lebih baik dalam menyejahterakan rakyat. Yulisa berharap Presiden Jokowi tidak terpengaruh oleh masukan Benny tersebut.

"Semoga presiden Jokowi tidak terpengaruh oleh masukan Benny. Malah bagus jika Presiden Jokowi menegur Benny dan memintanya fokus pada kerja. Sebab Presiden Jokowi seorang negarawan bukan politisi seumur jagung," katanya.

Sebelumnya, potongan video beredar luas di media sosial memperlihatkan Benny Rhamdani sedang berbicara kepada Presiden Jokowi. Ia meminta izin untuk temput di lapangan dengan pihak kontra pemerintah.

"Kita ini pemenang di Pilpres Pak, kita ini besar. Tapi serangan lawan ini masih terus, sarannya adalah amplifikasi program-program keberhasilan Bapak. Kedua, kita gemas Pak ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan kita lebih banyak," ujar Benny dikutip dari potongan video itu.

"Nah kalau Bapak tidak mengizinkan kita tempur di lapangan melawan mereka, maka penegakan hukum yang harus, misalnya mereka yang selama ini mencemarkan nama baik, menyerang pemerintah, adu domba, hasut, penyebaran kebencian, semua bisa dijerat dengan hukum. Penegakan hukum ini yang harus dilakukan," kata Benny dengan nada bersemangat.

Namun Benny mengklarifikasi bahwa potongan video yang beredar tidak utuh. Menurutnya, jika video utuh, maka durasinya kurang lebih 40 menit. "Harusnya dimuat secara utuh dan yang menyampaikan aspirasi, pandangan masalah, saran, usul, kepada presiden. Kan tidak hanya saya," katanya.

Benny mengingatkan, meski pemerintah Jokowi ada kekurangan tapi tidak boleh melontarkan kritik yang kelewatan dengan semangat menyerang. Bahkan sampai menyebarkan fitnah dan mencemarkan nama Presiden dan Ibu Negara.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Jusuf Kalla: Kasih Tahu...
Jusuf Kalla: Kasih Tahu Semua Termul-termul Itu, Jokowi Jadi Presiden karena Saya
JK Heran Ceramahnya...
JK Heran Ceramahnya di UGM Dipermasalahkan usai Singgung Ijazah Jokowi
JK Tunjukkan Foto Jokowi...
JK Tunjukkan Foto Jokowi Sungkem usai Dibawa ke Jakarta
Rismon Kantongi RJ,...
Rismon Kantongi RJ, Relawan Jokowi Minta Roy Suryo-Tifa Segera Disidangkan
Dokter Tifa Ungkap Termul...
Dokter Tifa Ungkap Termul Tak Henti Bikin Fitnah
Soroti Banjir Berulang...
Soroti Banjir Berulang di Jakarta, Rampai Nusantara Minta Solusi Strategis
Kubu Roy Suryo Cs Laporkan...
Kubu Roy Suryo Cs Laporkan 2 Relawan Jokowi ke Polda Metro Terkait Pencemaran Nama Baik
Warga Karo Bangun Patung...
Warga Karo Bangun Patung Jokowi Senilai Rp2,5 Miliar, Simbol Terima Kasih
Rekomendasi
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Berita Terkini
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Tak Ditahan, Roy Suryo...
Tak Ditahan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikenakan Wajib Lapor
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved