Orang Tua Meninggal karena Corona, Semua Harus Peduli Pengasuhan Anak
Kamis, 09 Juli 2020 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyebutkan, ada empat 4 (empat) pilar utama pembangunan anak yaitu pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, dan media yang perlu bergandengan tangan dan komitmen bersama dalam memberi perlindungan serta pengasuhan terbaik bagi anak.
Salah satu yang diharapkannya menjadi mitra KemenPPPA yaitu tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). "Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu KemenPPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat dasawisma," tegas dia.
Terkait pengasuhan asnak di masa pandemi Corona, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan, beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Namun, ia juga mengingatkan agar perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.
"Saya selalu ingatkan kepada ibu-ibu agar jangan lupa bahagia, sisihkan waktu me time, waktu untuk diri sendiri. Jangan pernah merasa bersalah ketika kita menyisihkan waktu satu jam untuk membahagiakan diri sendiri karena energi positifnya nanti akan bisa tertular kepada lingkungan," kata Atiqoh.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Sejiwa Diena Haryana menjelaskan orang tua juga menghadapi sejumlah tantangan dalam hal pengasuhan di masa pandemi Covid-19. Salah satu di antaranya yakni meningkatnya kedekatan anak dengan gawai dan internet.
Salah satu yang diharapkannya menjadi mitra KemenPPPA yaitu tim penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). "Kami mohon kerja sama ibu-ibu PKK yang saya pikir mempunyai kekuatan yang sangat besar bisa membantu KemenPPPA. Apalagi gerbong PKK ini ada sampai tingkat dasawisma," tegas dia.
Terkait pengasuhan asnak di masa pandemi Corona, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah Siti Atiqoh mengatakan, beban terbesar diemban oleh perempuan karena harus memastikan gizi keluarga terjamin, kesehatan anak terpenuhi, dan mendampingi belajar anak. Namun, ia juga mengingatkan agar perempuan juga tidak lupa memikirkan dirinya sendiri.
"Saya selalu ingatkan kepada ibu-ibu agar jangan lupa bahagia, sisihkan waktu me time, waktu untuk diri sendiri. Jangan pernah merasa bersalah ketika kita menyisihkan waktu satu jam untuk membahagiakan diri sendiri karena energi positifnya nanti akan bisa tertular kepada lingkungan," kata Atiqoh.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Sejiwa Diena Haryana menjelaskan orang tua juga menghadapi sejumlah tantangan dalam hal pengasuhan di masa pandemi Covid-19. Salah satu di antaranya yakni meningkatnya kedekatan anak dengan gawai dan internet.
Lihat Juga :