Nuning Sebut Calon Panglima TNI Harus Miliki Deterence Strategy Hadapi Perang
Minggu, 27 November 2022 - 20:54 WIB
loading...
A
A
A
"Panglima TNI baru harus sedapat mungkin dapat mengatasi masalah Papua dan beberapa konflik di daerah. PR Panglima TNI juga di kawasan harus memiliki strategi hadapi AUKUS, fluktuasi di Laut China Selatan, adanya perang Rusia vs Ukraina yang merupakan perang multidimensi," katanya.
Dari sudut pandang intelijen, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI juga harus meningkatkan sumber daya manusianya. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kepiawaian mereka mencari informasi ancaman dari negara lain. "Sebaiknya kompartementasi tidak terlalu tinggi lagi, sehingga koordinasi dengan badan-badan intelijen lain di bawah koordinasi BIN (Badan Intelijen Negara) berlangsung dengan baik sesuai regulasi," ujarnya.
Baca juga: Presiden Angkat Panglima TNI dari AL, Sejumlah Jenderal AD Masuk Kabinet
Nuning berharap Panglima TNI baru agar memberi atensi pada peremajaan alutsista dan peningkatan kesejahteraan prajurit, sehingga ke depan bisa menjadi tentara berkelas dunia.
Dari sudut pandang intelijen, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI juga harus meningkatkan sumber daya manusianya. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kepiawaian mereka mencari informasi ancaman dari negara lain. "Sebaiknya kompartementasi tidak terlalu tinggi lagi, sehingga koordinasi dengan badan-badan intelijen lain di bawah koordinasi BIN (Badan Intelijen Negara) berlangsung dengan baik sesuai regulasi," ujarnya.
Baca juga: Presiden Angkat Panglima TNI dari AL, Sejumlah Jenderal AD Masuk Kabinet
Nuning berharap Panglima TNI baru agar memberi atensi pada peremajaan alutsista dan peningkatan kesejahteraan prajurit, sehingga ke depan bisa menjadi tentara berkelas dunia.
(abd)
Lihat Juga :