Realisasi Program 2022 Maksimal, Kemendes PDTT Tuai Pujian DPR
Kamis, 24 November 2022 - 22:49 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, serapan anggaran mencapai Rp2,2 triliun atau setara 70,71% dari total pagu termasuk usulan buka blokir Automatic Adjusment
Gus Halim juga mengakui, realisasi Kemendes PDTT pada 2022 memang lebih rendah dari serapan tahun lalu yang mencapai 75,50%. Namun apabila akhir tahun ketika prognosis terpenuhi maka otomatis akan terserap 91,81% termasuk Automatic Adjusment.
“Tetapi kalau Automatic Adjusment tidak masuk didalam perhitungan akan mencapai 97,39%. Berarti lebih tinggi serapannya dibanding tahun 2021,” papar Gus Halim. Baca juga: Mendes PDTT: Data Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Siap Digunakan
Lebih lanjut, Gus Halim juga memaparkan output prioritas dari realisasi serapan anggaran tersebut, diantaranya adalah pengembangan objek wisata desa, pembangunan jalan untuk peningkatan prukades dan kegiatan ekonomi serta fasilitasi penguatan ketahanan pangan dan lain sebagainya.
“Ada yang sudah 100% ada yang 44% tapi nanti pada akhirnya akan terserap 100 persen dan beberapa hal seperti itu karena pembukaan blokir baru terjadi pada akhir-akhir tahun 2022 ini,” jelas Gus Halim.
Gus Halim juga mengakui, realisasi Kemendes PDTT pada 2022 memang lebih rendah dari serapan tahun lalu yang mencapai 75,50%. Namun apabila akhir tahun ketika prognosis terpenuhi maka otomatis akan terserap 91,81% termasuk Automatic Adjusment.
“Tetapi kalau Automatic Adjusment tidak masuk didalam perhitungan akan mencapai 97,39%. Berarti lebih tinggi serapannya dibanding tahun 2021,” papar Gus Halim. Baca juga: Mendes PDTT: Data Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Siap Digunakan
Lebih lanjut, Gus Halim juga memaparkan output prioritas dari realisasi serapan anggaran tersebut, diantaranya adalah pengembangan objek wisata desa, pembangunan jalan untuk peningkatan prukades dan kegiatan ekonomi serta fasilitasi penguatan ketahanan pangan dan lain sebagainya.
“Ada yang sudah 100% ada yang 44% tapi nanti pada akhirnya akan terserap 100 persen dan beberapa hal seperti itu karena pembukaan blokir baru terjadi pada akhir-akhir tahun 2022 ini,” jelas Gus Halim.
(mhd)
Lihat Juga :