Dirjen Aspasaf Kemlu Meluncurkan Bus Buatan Indonesia di Bangladesh

Kamis, 24 November 2022 - 15:54 WIB
loading...
Dirjen Aspasaf Kemlu...
Dirjen Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kemlu RI, Abdul Kadir Jailani melakukan peluncuran bus buatan karoseri Indonesia yang akan beroperasi di Bangladesh. Foto/MNC Media
A A A
DHAKA - Dirjen Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI , Abdul Kadir Jailani melakukan peluncuran bus buatan karoseri Indonesia yang akan beroperasi di Bangladesh. Upacara peluncuran bus ini digelar di Hotel Intercontinental, Dhaka, di sela-sela rangkaian kegiatan konferensi IORA, Kamis (24/11/2022).

Selain Dubes Jailani, acara peluncuran juga dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh dan Nepal Heru Hartanto Subolo dan Managing Director Innovative Motors Md Faruk Talukder Sohel. Baca juga: Kemlu: Satu WNI Tewas dalam Peristiwa Penembakan di Amerika Serikat

Bus buatan Indonesia ini menggunakan mesin Scania dan seluruh body-nya dibuat di Indonesia oleh perusahaan karoseri CV Laksana. Sesudah selesai pengerjaan body, bus kemudian diekspor ke Bangladesh oleh Innovative Motors, sebuah perusahaan angkutan darat ternama di Bangladesh.

“Bus ini direncanakan untuk melayani trayek antar kota antar provinsi,” ujar Dubes Heru dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).

Dalam sambutannya, Dubes Jailani menyatakan bahwa keberadaan bus buatan Indonesia di Bangladesh ini diharapkan dapat ikut menyukseskan program peremajaan angkutan umum di Bangladesh. Upaya ini sebagai salah satu realisasi penguatan kerja sama bilateral Indonesia-Bangladesh, khususnya dalam pembangunan sektor transportasi publik.

Selanjutnya, keberadaan bus ini menambah erat hubungan bisnis antar pelaku usaha kedua negara. Secara umum, didukung pertumbuhan ekonomi yang stabil dan iklim investasi yang kondusif, Bangladesh giat mengembangkan sektor transportasi termasuk peremajaan alat angkutan umum bus.

Kondisi ini membuka peluang bagi Indonesia untuk mengekspor bus dan kereta api ke Bangladesh. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki pengalaman dan keunggulan dalam membuat body bus dan gerbong kereta.

Keunggulan produk Indonesia selain mutunya bagus juga harganya bersaing. Sebagai informasi, bus buatan CV Laksana telah berhasil masuk pasar Bangladesh sejak 2018.

Selama empat tahun terakhir, Innovative Motors telah mendatangkan 18 unit bus buatan CV Laksana yang saat ini telah beroperasi melayani angkutan umum di berbagai kota di Bangladesh. Pada 2022, Innovative Motors mengimpor empatbus Legacy Sr2 XHD Prime.

Kehadiran empat unit bus baru tersebut disambut gembira oleh masyarakat pengguna transportasi umum. Berdasarkan pantauan KBRI Dhaka, penumpang bus merasa lebih nyaman menumpang bus buatan Indonesia dibandingkan dengan bus-bus buatan negara lain. Diharapkan, Innovative Motors kembali mendatangkan lebih banyak bus Indonesia ke Bangladesh di masa depan.

Acara Peluncuran Bus ini juga merupakan rangkaian dari peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bangladesh. Momentum golden jubilee ini membuka kesempatan kedua negara untuk mempererat kemitraan di segala bidang, termasuk bidang ekonomi dan bisnis.

Hubungan ekonomi Indonesia dan Bangladesh semakin meningkat setiap tahunnya. Hal itu dibuktikan dengan naiknya neraca perdagangan bilateral kedua negara. Pemerintah Bangladesh menempatkan Indonesia sebagai mitra dagang ke-6 terbesar setelah Tiongkok (RRT), India, Singapura, Amerika Serikat (AS), dan Jepang. Baca juga: RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun

Sebaliknya, dari catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Bangladesh selalu menjadi salah satu dari 20 negara terbesar tujauan ekspor produk-produk buatan Indonesia. Pada 2022, Bangladesh menempati posisi ke-16 negara tujuan ekspor produk Indonesia.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Kemlu Ungkap Kondisi...
Kemlu Ungkap Kondisi 9 WNI Rombongan Global Sumud Flotilla
Kemlu Tegaskan Pembebasan...
Kemlu Tegaskan Pembebasan 9 WNI Ditangkap Israel Jadi Prioritas
Prabowo: Saya Kalau...
Prabowo: Saya Kalau ke Luar Negeri Sangat Dihormati, Banyak Negara Minta Bantuan Kita
Kemlu Desak Israel Bebaskan...
Kemlu Desak Israel Bebaskan WNI di Armada Global Sumud Flotilla
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Israel Culik 5 dari...
Israel Culik 5 dari 9 WNI yang Gabung Global Sumud Flotilla, Ini Respons Kemlu RI
Kemlu Koordinasi Pembebasan...
Kemlu Koordinasi Pembebasan 4 ABK WNI MT Honour 25 yang Dibajak Perompak Somalia
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Jelang Kontra Inggris,...
Jelang Kontra Inggris, Harry Kane Masuk Daftar Sihir Dukun Ghana
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Berita Terkini
KSP: MBG Terus Berlanjut,...
KSP: MBG Terus Berlanjut, Tata Kelola dan Pengawasan Diperkuat
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved