Terima 33 Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Pemilu 2024, DKPP: Paling Banyak untuk Bawaslu

Kamis, 24 November 2022 - 15:28 WIB
loading...
Terima 33 Aduan Dugaan...
DKPP RI telah menerima 33 pengaduan dugaan pelanggaran etika dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Jumlah itu merupakan kalkulasi dalam waktu sebulan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) RI menerima 33 pengaduan dugaan pelanggaran etika dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Jumlah itu merupakan kalkulasi dalam waktu sebulan.

Ketua DKPP RI Heddy Lugito mengatakan, dari 33 aduan tersebut, 30 di antaranya ditujukan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). Sedangkan 3 lainnya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Yang paling besar itu pelanggaran etika yang dilakukan oleh temen-temen dari Bawaslu. Dari 33 itu sebanyak 30 ditujukan kepada Bawaslu dan 3 untuk KPU daerah di Kabupaten Kota," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor DKPP RI, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: PKPU Tahapan Pemilu 2024 Resmi Diundangkan

Dia mengungkapkan, aduan tersebut rata-rata karena ketidakpuasan calon Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) yang tidak lolos dalam seleksi badan Ad Hoc tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Rekomendasi
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved