Firli Bahuri: Pemda Tak Usah Takut Gunakan APBD Bantu Korban Gempa Cianjur
Kamis, 24 November 2022 - 14:47 WIB
loading...
Seorang warga berdiri di depan rumah miliknya yang hancur akibat gempa di Kampung Barukaso, Desa Sukamulya, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri buka suara soal imbauan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang meminta kepala daerah mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) guna membantu korban gempa Cianjur .
Firli menegaskan pemerintah daerah tak perlu ragu memanfaatkan dana yang tersedia selama penggunaannya mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku.Baca juga: Mendagri Imbau Kepala Daerah se-Indonesia Beri Bantuan Dana untuk Bencana Gempa Cianjur
“Pemda tidak usah takut mengambil keputusan, kan sudah ada mekanismenya dan yang terpenting dana itu betul-betul untuk membantu rakyat yang sedang tertimpa bencana,” ujar Firli dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Menurutnya, dalam situasi bencana sudah seharusnya semua pihak saling membantu serta menunjukkan solidaritas antar sesama.Kendati begitu, ia tetap mewanti-wanti agar tidak ada pihak manapun yang tega memanfaatkan situasi demi mengeruk keuntungan pribadi.
“Jangan sampai korupsi penanganan bencana terulang lagi, sebab itu sangat tidak manusiawi dan sangat melukai hati rakyat,” tandasnya.
Firli melanjutkan pihaknya akan mengawasi titik-titik rawan korupsi dalam penanganan bencana, mulai fase tanggap darurat seperti sekarang hingga fase rehabilitasi.Pihaknya pun memastikan akan menindak siapa saja yang berniat cari keuntungan dengan menjadikan bencana sebagai ladang korupsi.
Firli menegaskan pemerintah daerah tak perlu ragu memanfaatkan dana yang tersedia selama penggunaannya mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku.Baca juga: Mendagri Imbau Kepala Daerah se-Indonesia Beri Bantuan Dana untuk Bencana Gempa Cianjur
“Pemda tidak usah takut mengambil keputusan, kan sudah ada mekanismenya dan yang terpenting dana itu betul-betul untuk membantu rakyat yang sedang tertimpa bencana,” ujar Firli dalam keterangannya, Kamis (24/11/2022).
Menurutnya, dalam situasi bencana sudah seharusnya semua pihak saling membantu serta menunjukkan solidaritas antar sesama.Kendati begitu, ia tetap mewanti-wanti agar tidak ada pihak manapun yang tega memanfaatkan situasi demi mengeruk keuntungan pribadi.
“Jangan sampai korupsi penanganan bencana terulang lagi, sebab itu sangat tidak manusiawi dan sangat melukai hati rakyat,” tandasnya.
Firli melanjutkan pihaknya akan mengawasi titik-titik rawan korupsi dalam penanganan bencana, mulai fase tanggap darurat seperti sekarang hingga fase rehabilitasi.Pihaknya pun memastikan akan menindak siapa saja yang berniat cari keuntungan dengan menjadikan bencana sebagai ladang korupsi.
Lihat Juga :