Survei Terbaru SMRC: Elektabilitas PDIP dan Demokrat Meningkat, Gerindra Turun

Rabu, 23 November 2022 - 18:13 WIB
loading...
Survei Terbaru SMRC:...
PDIP masih menempati posisi teratas dalam survei elektabilitas parpol versi SMRC. Foto/ilustrasi.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei elektabilitas terbaru capres dan partai pada Pemilu 2024 . Hasil survei yang dilaksanakan November ini menunjukkan PDIP mengalami penguatan elektabilitas. Di sisi lain, elektabilitas Partai Demokrat relatif stagnan dan Partai Gerindra menurun.

"Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengalami penguatan, Partai Demokrat relatif stagnan, dan partai-partai lain cenderung melemah," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani saat menyampaikan hasil survei bertajuk 'Deklarasi Capres dan Elektabilitas Partai', Rabu (23/11/2022).

Baca juga: Survei IPO: Elektabilitas Perindo Tembus 4,7%

Deni menjelaskan suara PDIP berada di posisi teratas dengan 25,6 persen dukungan. Urutan kedua diperebutkan Golkar yang meraih 9,7 persen, Gerindra 9 persen, dan Demokrat 8,6 persen.

Sementara PKB mendapatkan dukungan 5,6 persen, Nasdem 4,8 persen, PKS 4,1 persen, PAN 3,2 persen, partai-partai lain di bawah 3 persen. Masih ada 21,3 persen publik yang belum menentukan pilihan.

Untuk diketahui, suara PDIP menguat dari Oktober ke November 2022 dengan 24 persen menjadi 25,6 persen. Sementara Golkar naik tipis dari 8,5 persen ke 9,7 persen. Gerindra turun cukup signifikan dari 13,4 persen ke 9 persen. Demokrat juga naik dari 5,5 persen di Oktober menjadi 8,6 persen di November.

Sementara itu, kata Deni, efek deklarasi calon presiden terhadap dukungan publik pada partai politik belum terlihat. Deni menjelaskan, Gerindra dan NasDem merupakan partai yang telah mendeklarasikan calon presiden untuk 2024. Namun efek deklarasi capres tersebut sejauh ini tidak terlihat mempunyai dampak yang signifikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lagi, Saiful Mujani...
Lagi, Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Dilaporkan ke Polisi
Bakal Dilaporkan ke...
Bakal Dilaporkan ke Polisi, Saiful Mujani: Yang Ideal, Opini Dibalas Opini
Viva Yoga Anggap Omongan...
Viva Yoga Anggap Omongan Saiful Mujani seperti Buih di Lautan
Mardiono Kecam Pernyataan...
Mardiono Kecam Pernyataan Provokatif yang Berpotensi Memecah Persatuan Bangsa
Kritik Saiful Mujani,...
Kritik Saiful Mujani, Asosiasi Presisi: Berpotensi Rusak Kepercayaan Publik pada Riset
Seskab Teddy Respons...
Seskab Teddy Respons Saiful Mujani: Bapak Presiden Ngurusin Hal Besar
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
Saiful Mujani Penuhi...
Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Penghasutan
Kantor SMRC Didemo,...
Kantor SMRC Didemo, Saiful Mujani: Ongkos Sebuah Sikap
Rekomendasi
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved