Kapolri Kerahkan Brimob hingga Trauma Healing Bantu Korban Gempa Cianjur

Senin, 21 November 2022 - 19:31 WIB
loading...
Kapolri Kerahkan Brimob hingga Trauma Healing Bantu Korban Gempa Cianjur
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengerahkan Brimob hingga Tim Trauma Healing ke Cianjur, Jawa Barat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengerahkan Brimob hingga Tim Trauma Healing ke Cianjur, Jawa Barat setelah gempa dengan Magnitudo 5,6 mengguncang wilayah tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini anggota SAR Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jabar sudah berada di lokasi gempa untuk membantu proses evakuasi. "Anggota Brimob sudah melaksanakan kegiatan SAR Penanganan longsor pascagempa bumi di daerah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur," ujar Dedi, Senin (21/11/2022).

Dedi menuturkan, terjunnya pasukan itu berdasarkan surat telegram yang telah diterbitkan Kapolri. Di antaranya, personel Ditpoludara beserta satu unit helikopter, 94 personel Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, dan 202 personel Korbrimob Polri dengan kualifikasi SAR. "Selain itu juga dikirim 20 personel Pusdokkes Polri beserta dua ambulans," sambungnya.

Baca juga: Gempa Dahsyat Cianjur 61 Orang Tewas, Kapolres: Kemungkinan Terus Bertambah

Selain membantu evakuasi, Polri juga menerjunkan tim trauma healing guna memberikan bantuan penanganan psikologi ke korban gempa. "Sebanyak 16 personel trauma healing dari Biro Psikologi juga dikerahkan," ujarnya.

Baca juga: BMKG: Gempa Cianjur M5,6 Akibat Aktivitas Sesar Cimandiri

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Gempa yang getarannya dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya itu menurut BMKG tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
(cip)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1506 seconds (10.101#12.26)