Menko PMK: PHK Industri Padat Karya Berpotensi Capai 2 Juta di 2023
Senin, 21 November 2022 - 11:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pesanan Sepatu Nike hingga Adidas Terjun Bebas, 25.700 Karyawan Kena PHK
Sehingga, Muhadjir mengungkapkan perusahaan harus menurunkan volume produksinya di bawah 60%. Hal ini, yang menyebabkan pengurangan tenaga kerja atau PHK. “PHK itu peluangnya katanya sekarang ini volume produksinya sudah di bawah 60%,” katanya
Muhadjir mengatakan beberapa perusahaan bahkan sudah ada yang memangkas jam kerjanya menjadi 3-4 hari, yang biasanya 7 hari kerja. Atas kondisi tersebut, dikhawatirkan akan menambah warga miskin baru. “Kalau tidak d iatasi, dikhawatirkan akan semakin banyak yang di PHK. Sehingga kalau itu terjadi akan menjadi kemiskinan baru. Dan ini kalau tidak segera kita atasi tahun depan 2023 ini bisa di atas 2 juta yang di PHK di sektor tekstil kemudian alas kaki dan dan garmen ini,” katanya.
Oleh karena itu, Muhadjir menilai semua pihak harus secara terkoneksi bisa menekan laju PHK di tengah ketidakpastian perekonomian akibat politik global. Termasuk oleh Muhammadiyah yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia.
Sehingga, Muhadjir mengungkapkan perusahaan harus menurunkan volume produksinya di bawah 60%. Hal ini, yang menyebabkan pengurangan tenaga kerja atau PHK. “PHK itu peluangnya katanya sekarang ini volume produksinya sudah di bawah 60%,” katanya
Muhadjir mengatakan beberapa perusahaan bahkan sudah ada yang memangkas jam kerjanya menjadi 3-4 hari, yang biasanya 7 hari kerja. Atas kondisi tersebut, dikhawatirkan akan menambah warga miskin baru. “Kalau tidak d iatasi, dikhawatirkan akan semakin banyak yang di PHK. Sehingga kalau itu terjadi akan menjadi kemiskinan baru. Dan ini kalau tidak segera kita atasi tahun depan 2023 ini bisa di atas 2 juta yang di PHK di sektor tekstil kemudian alas kaki dan dan garmen ini,” katanya.
Oleh karena itu, Muhadjir menilai semua pihak harus secara terkoneksi bisa menekan laju PHK di tengah ketidakpastian perekonomian akibat politik global. Termasuk oleh Muhammadiyah yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Republik Indonesia.
(cip)
Lihat Juga :