Anwar Abbas: Muhammadiyah Dukung Pemilu 2024 Luber dan Jurdil
Jum'at, 18 November 2022 - 15:17 WIB
loading...
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan Muhammadiyah menjalin hubungan yang baik dengan semua parpol. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Sebagai organisasi Islam modern terbesar, sangat wajar Muhammadiyah menjadi daya tarik bagi kepentingan politik praktis. Tetapi sejauh ini Muhammadiyah mampu mempertahankan posisi sebagai gerakan dakwah di berbagai bidang tanpa perlu larut dalam gelanggang politik praktis.
Meskipun begitu, sikap politik Muhammadiyah toh tetap ditunggu. Pun demikian dalam Muktamar ke-48 di Solo pada 18-20 November 2022. Muktamar akan memilih 13 pengurus untuk lima tahun ke depan yang di antaranya menghadapi momentum Pemilu 2024. Bagaimana Muhammadiyah bakal menghadapinya?
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan Muhammadiyah mendukung penuh penyelenggaraan pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta jujur dan adil (luber jurdil). Pemilu merupakan pesta demokrasi, maka harus dilaksanakan dengan penuh sukacita. Tidak boleh ada tindakan-tindakan kecurangan dan ketidakadilan.
Baca juga: Tanwir Pra Muktamar Hari Ini Pilih 39 Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah 2022-2027
“Seandainya pemilunya bisa kita selenggarakan seperti itu, maka dia bener-benar menjadi pesta demokrasi. Dan semua akan menerimanya, termasuk yang kalah akan bisa menerimanya karena diterapkan secara fair,” ujarnya saat dihubungi Koran SINDO, Rabu (16/11/2022).
Meskipun begitu, sikap politik Muhammadiyah toh tetap ditunggu. Pun demikian dalam Muktamar ke-48 di Solo pada 18-20 November 2022. Muktamar akan memilih 13 pengurus untuk lima tahun ke depan yang di antaranya menghadapi momentum Pemilu 2024. Bagaimana Muhammadiyah bakal menghadapinya?
Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas mengatakan Muhammadiyah mendukung penuh penyelenggaraan pemilu yang langsung, umum, bebas, dan rahasia, serta jujur dan adil (luber jurdil). Pemilu merupakan pesta demokrasi, maka harus dilaksanakan dengan penuh sukacita. Tidak boleh ada tindakan-tindakan kecurangan dan ketidakadilan.
Baca juga: Tanwir Pra Muktamar Hari Ini Pilih 39 Calon Ketua Umum PP Muhammadiyah 2022-2027
“Seandainya pemilunya bisa kita selenggarakan seperti itu, maka dia bener-benar menjadi pesta demokrasi. Dan semua akan menerimanya, termasuk yang kalah akan bisa menerimanya karena diterapkan secara fair,” ujarnya saat dihubungi Koran SINDO, Rabu (16/11/2022).
Lihat Juga :