Kemenkes Perlu Libatkan Faskes Terkait Standardisasi Harga Rapid Test

Rabu, 08 Juli 2020 - 16:38 WIB
loading...
Kemenkes Perlu Libatkan...
Annggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mendukung intervensi pemerintah dalam hal ini Kemenkes terkait standarisasi harga rapid test antibodi untuk Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Annggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mendukung intervensi pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait standarisasi harga rapid test antibodi untuk Covid-19.

Namun, Kemenkes juga perlu melibatkan pemangku kepentingan lain seperti fasilitas kesehatan (faskes) dan tenaga kesehatan. “Pemerintah dalam mengambil kebijakan ini harusnya melibatkan semua stakeholders termasuk di antaranya Faskes, tenaga medis, para ahli dan lainnya sehingga tidak menimbulkan polemik,” kata Mufida saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Politikus PKS ini sepakat pemerintah memang harus mengintervensi harga rapid test agar tidak terlalu memberatkan masyarakat. Hal ini dimaksudkan agar penyelenggaraan rapid test yang dijadikan syarat untuk pendaftaran sekolah dan perjalanan dinas ini tidak dijadikan komoditas bisnis oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. ”Pemerintah memang perlu intervensi tentang harga rapid test agar tidak dijadikan komoditi bisnis di tengah pandemi oleh pihak-pihak yang nggak tanggung jawab,” ujarnya. (Baca juga: Kemenkes Tetapkan Biaya Rapid Test Tertinggi Rp150.000)

Namun demikian, Mufida meminta agar pemerintah juga harus menyiapkan rapid test gratis bagi masyarakat yang tidak mampu. Sehingga, memudahkan mereka untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang memerlukan rapid test. “Pemerintah harus menyiapkan dana untuk rapid test gratis untuk masyarakat nggak mampu dan bagi masyarakat yang mampu silahkan bisa rapid test mandiri,” usul Mufida.

Lebih dari itu, Mufida mengingatkan rapid test ini merupakan tes awal untuk kemudian dipastikan lewat PCR swab test. Dan rapid test ini tidak bisa dijadikan acuan untuk mendiagnosa suspect Covid-19. Sehingga, pemerintah perlu memperhatikan standarisasi harga PCR swab test. ”Rapid test ini sebenarnya kan hanya alat test awal banget yang belum bisa bisa sampai ke diagnosa Covid19. Hal ini juga harus menjadi perhatian kita semua,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Trimedya Panjaitan Sebut...
Trimedya Panjaitan Sebut RUU HPI Sejalan dengan Semangat Prabowo Perkuat Posisi Hukum Indonesia
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Antisipasi Ancaman PHK Massal di Industri Hasil Tembakau
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved