SBY-Megawati Duduk Semeja, Masinton: Koalisi Tak Terbentuk dalam Sekali Pertemuan
Kamis, 17 November 2022 - 12:58 WIB
loading...
Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk satu meja saat menghadiri gala dinner KTT G20 pada Selasa (15/11/2022) malam. FOTO/MPI
A
A
A
JAKARTA - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) duduk satu meja saat menghadiri gala dinner Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada Selasa (15/11/2022) malam. Momen tersebut menjadi pembicaraan publik mengingat hubungan keduanya yang selama ini dianggap kurang harmonis.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengatakan, momen tersebut merupakan pertemuan formil G20. Seluruh mantan presiden dan wakil presiden diundang. Bersama Megawati dan SBY, duduk satu meja mantan Wapres Jusuf Kalla, Try Sutrisno, Hamzah Haz, serta Ketua DPR Puan Maharani.
"Itu kan pertemuan formil G20, di mana presiden dan wakil presiden sebelumnya juga diundang. Jadi kehadiran Bu Mega, Pak SBY, Pak JK, Pak Hamzah diundang sebagai presiden dan wakil presiden. Dan Ketua DPR ada Mbak Puan di dalam satu meja makan tersebut," kata Masinton kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).
Menurut Masinton, momen SBY, Mega, dan mantan wapres duduk semeja merupakan suasana yang ditunggu masyarakat. Hal itu menunjukkan bahwa elite bisa duduk bersama, sehingga masyarakat jangan sampai terbelah karena politik.
"Artinya bahwa politik itu suasana yang sangat dinamis. Perbedaan itu biasa. Bisa bertemu dalam satu forum yamg sama dalam suasana yang baik," ujar Masinton.
Masinton mengatakan, pertemuan elite politik tidak harus dalam forum resmi tapi juga pertemuan tidak resmi. Sebab, perbedaan dalam politik adalah hal biasa yang tidak perlu menjadi alasan keterbelahan. "Masyarakat harus kita ajak untuk bersikap lebih demokratis menjaga kebersamaan tadi," katanya.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengatakan, momen tersebut merupakan pertemuan formil G20. Seluruh mantan presiden dan wakil presiden diundang. Bersama Megawati dan SBY, duduk satu meja mantan Wapres Jusuf Kalla, Try Sutrisno, Hamzah Haz, serta Ketua DPR Puan Maharani.
"Itu kan pertemuan formil G20, di mana presiden dan wakil presiden sebelumnya juga diundang. Jadi kehadiran Bu Mega, Pak SBY, Pak JK, Pak Hamzah diundang sebagai presiden dan wakil presiden. Dan Ketua DPR ada Mbak Puan di dalam satu meja makan tersebut," kata Masinton kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).
Menurut Masinton, momen SBY, Mega, dan mantan wapres duduk semeja merupakan suasana yang ditunggu masyarakat. Hal itu menunjukkan bahwa elite bisa duduk bersama, sehingga masyarakat jangan sampai terbelah karena politik.
"Artinya bahwa politik itu suasana yang sangat dinamis. Perbedaan itu biasa. Bisa bertemu dalam satu forum yamg sama dalam suasana yang baik," ujar Masinton.
Masinton mengatakan, pertemuan elite politik tidak harus dalam forum resmi tapi juga pertemuan tidak resmi. Sebab, perbedaan dalam politik adalah hal biasa yang tidak perlu menjadi alasan keterbelahan. "Masyarakat harus kita ajak untuk bersikap lebih demokratis menjaga kebersamaan tadi," katanya.
Lihat Juga :